Rabu, 29 April 2026, pukul : 07:51 WIB
Surabaya
--°C

Bacok Kepala Buat Mantan

Jika hubungan asmara mereka putus akibat pengkhianatan, dan pengkhianatnya adalah orang yang selama ini banyak menerima pemberian, maka tingkat kebencian si pemberi naik, dibanding tingkat kebencian si penerima.

Jadi, semakin tinggi cinta seseorang terhadap pasangannya, semakin banyak investasi psikologis yang ia tanamkan.

Ketika hubungan itu putus, akibat apa pun. Maka, masing-masing individu langsung mengkalkulasi. Hitung-hitungan. Apa saja yang sudah ia berikan. Semakin banyak memberi, semakin nyesek.

Sebaliknya, individu yang selama hubungan banyak menerima pemberian, juga benci. Juga dendam. Tapi level kebenciannya lebih rendah dibanding individu pemberi.

Memang, kebencian bakal surut. Saat seseorang mengikhlaskannya. Proses surut ditentukan oleh: Tingkat keimanan (agama), juga oleh waktu, kedewasaan, kesibukan, dan tentu saja seperti lagu Didi Kempot: “Pamer Bojo” anyar.

Di kasus tragedi Pesanggrahan, tidak diungkap, sedalam apa cinta AB terhadap korban EYW? Berapa nilai “Persepsi Ekuitas”?

Juga, mengapa AMK membacok EYW sampai begitu parah, padahal tidak ada bayaran? Juga, AMK toh mantan pacar AB, mengapa ia mau disuruh AB bertindak yang mengarah pembunuhan?

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.