Senin, 11 Mei 2026, pukul : 06:27 WIB
Surabaya
--°C

Bjorka Shinta

Pryadi Satriana

Etiskah Jokowi nyalon cawapres? Pasti ada yg tanya gitu. Sudah muncul ungkapan: ‘ipar di MK’ dan ‘downgrade’ (turun level/tingkat) yg – bagi saya – ‘ngeri2 sedap’, ‘ngeri bagi yg diomongin’ dan ‘sedap bagi ngomongin.’ Memang ‘berpendapat’ dan ‘nggosip’ (ghibah) itu beda tipis. Kadang samar. Jadi multitafsir. Kembali ke topik: etiskah? Etis atau ndhak kita ndhak mungkin tahu. Etis atau ndhak tergantung ‘yg mendasari’ (niat) dan ‘yg hendak dicapai’ (tujuan). Kalau ‘niat’, ‘tujuan’, dan ‘cara’ mencapai ‘tujuan’ baik, kita menyebutnya ‘etis’ (sesuai etika). Lha masalahnya, mulai dari ‘niat’ aja kita ndhak tahu. ‘Isi hati’ orang hanya Tuhan yg tahu. Jadi, pertanyaan ‘etiskah?’ itu ndhak pas. Ndhak relevan. Mestinya: maukah? Maukah Pak Jokowi jadi cawapres? Naluri saya mengatakan “tidak” tapi bisa jadi “ya”. “Tidak”, JIKA PDIP bergabung ke KIB: Ganjar-Airlangga atau Airlangga-Ganjar ‘bisa diatur’. Berkoalisi dulu. Ada niat ‘kerja sama’ dulu. Baru ‘negosiasi’ (tawar-menawar). Jangan dibalik. Jangan pula terlalu agresif. Ada contohnya. Belum ada ‘pembicaraan resmi’ sudah muncul baliho Prabowo-Gus Muhaimin. Lalu muncul ‘statement’: dukungan akar rumput tak terbendung. Idiiih, malu-maluin. Mengatasnamakan ‘akar rumput’ secara ngawur! Lha wong ‘baliho setan’ itu ujug2 muncul, ndhak ada yg tahu ‘siapa memasang’ & ‘kapan dipasang’ kok … . Lanjut. Bisa jadi jawabannya “ya” bila PDIP merapat ke Gerindra: Prabowo-Puan, krn Prabowo & Puan ‘sama2 bosan cuma jadi menteri’.Sekian dulu. Salam.

donwori

ceritanya kurang komplit bah. konon katanya Risma seperti kulit lupa sm kacangnya ketika sudah menjadi walkot. bahkan siapapun yg jadi wakilnya harus siap menjadi patung.

dar_smd

kalau membahas perpanjangan masa jabatan tolong ya toloooong.. ojo di banding bandingke karo xi jinping, di sana koruptor di hukum mati pak, di sini malah banjir remisi, yang terbaru konon korupsi bukan lagi termasuk kejahatan luar biasa, yang ngeyel nambah periode jelas sampah masyarakat yang tidak paham arti reformasi dan demokrasi, rakus, tamak plus embuh pak, kesel nulis

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.