Intinya, awalnya digunakan untuk informasi intelijen negara. Jelasnya, untuk memeriksa intel asing yang tertangkap, juga intel AS sendiri yang diduga menjual informasi ke musuh.
Dikutip dari naskah bertajuk: “Taking the Mystery Out of the Polygraph Test“, dijelaskan, ada tiga jenis tes standar lie detector. Diterapkan secara berurutan. Berikut ini:
BACA JUGA: Kena PTSD, Suami Bakar Isteri di Depok
1) CQT (Control Question Test). Isinya, penguji mengajukan pertanyaan kendali (control question) terhadap orang yang dites. Pertanyaan sepele-sepele. Jawabannya cuma “ya” atau “tidak”.
Misal, “Apakah Anda pernah berbohong kepada orangtua Anda?”
Atau, “Pernahkah Anda meminjam, atau mengambil suatu benda tanpa izin?”
2) DLT (Directed Lie Test). Penguji menganjurkan agar orang yang diuji, berbohong dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan. Dari jawaban bohong itu, penguji mengamati hasilnya.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi