PBB-KEMPALAN: PBB telah meninta kepada dunia internasional sebanyak 1,6 Juta USD atau sekitar 2,3 Triliun Rupiah untuk membantu Pakistan yang pada saat ini sedang menghadapi banjir besar.
Banjir besar yang terjadi di Pakista telah membunuh lebih dari 1,100 Orang dan berdampak kepada 33 Juta warga Pakistan karena rusaknya rumah, tanaman dan lainnya.
Hujan besar yang terjadi di Pakistan juga merusak jalan-jalan dan juga jembatan.
Dengan adanya bencana tersebut, Sekretaris Jenderal PBB yaitu Antonio Guterres mengatakan dalam video bahwa dunia harus membantu Pakistan.
“Pakistan sedang kesusahan” ucapnya, yang kemudian dikatakan bahwa PBB akan mencari dana dalam pertemuan di Islamabad dan Jenewa.
“Warga Pakistan sedang tertimpa adanya banjir yang sangat besar” ucap tambahnya.
Pihak Pakistan telah memperkirakan bahwa sekitar 15% populasinya terdampak dari adanya banjir besar tersebut.
Menteri Luar Negeri Pakistan yaitu Bilawal Bhutto-Zardari juga mengatakan bahwa ratusan ribu warga Pakistan pada saat ini sedang hidup tanpa adanya makanan, akses air bersih dan tempat berlindung serta peralatan medis.
Dengan adanya urgensi tersebut, Guterres meminta semua negara untuk secara kolektif memberikan bantuan kepada Pakistan.
Ia mencari dana sebanyak 2,3 Triliun Rupiah untuk dapat membantu 5,2 Juta warga Pakistan yang kemudian akan digunakan untuk membeli makanan, air, sanitasi dan lainnya.
Guterres juga mengatakan bahwa banjir di Pakistan menjadi sinyal bahwa dunia internasional harus bertindak lebih terhadap Perubahan Iklim.
“Berhenti berjalan menuju kehancuran planet kami karena perubahan iklim” ucapnya.
“Sekarang, Pakistan. Besok, bisa jadi negaramu” ucap tambah Guterres.
(Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi