Jumat, 29 Mei 2026, pukul : 04:43 WIB
Surabaya
--°C

Negeri Amplop

KEMPALAN: AMPLOP-amplop di negeri amplop
Mengatur denga teratur
Hal-hal yang tak teratur menjadi teratur
Hal-hal yang teratur menjadi tak teratur
Memutuskan putusan yang tak putus
Membatalkan putusan yang sudah putus…

Penggalan puisi ‘’Negeri Amplop’’ dari K.H Mustofa Bisri alias Gus Mus itu menjadi kritik keras terhadap budaya amplop yang menjalar luas di negeri amplop. Keputusan-keputusan penting di pemerintahan, di lembaga-lembaga peradilan, dan di berbagai tempat lain bisa berubah karena pengaruh amplop.

Puisi satire Gus Mus itu disampaikan dengan gaya jenaka tapi menusuk tajam. Siapa yang medengarnya akan tersenyum kecut dan pahit. Gus Mus memotret realitas kehidupan dengan sangat jeli. Amplop mempunyai kekuasaan yang sangat besar dalam memengaruhi jalannya politik negeri.

BACA JUGA  Aset Strategis Pertahanan: Pangdam V/Brawijaya Akselerasi Pembangunan Yonif TP 934/SBY di Pacitan

BACA JUGA: Gorby

Beberapa hari terakhir masalah amplop tengah viral di media sosial. Presiden Joko Widodo berkunjung ke Bandung dan mampir ke pasar tradisional Cicaheum. Seperti biasanya, Jokowi selalu bagi-bagi amplop untuk publik plus bagi-bagi kaos. Salah seorang pedagang yang menerima hadiah itu kecewa, karena setelah dibuka ternyata amplop kosong tidak berisi apa-apa.

Amplop kosong menjadi viral dan netizen ramai-ramai memberi komentar. Istana kepresidenan cepat memberi klarifikasi dan bergerak cepat menyelesaikan masalah. Pedagang itu ditemui dan diberi ganti amplop baru. Kali ini amplop ada isinya.

Presiden Jokowi sedang rajin membagi-bagikan amplop untuk membantu rakyat yang sedang menghadapi berbagai kesulitan ekonomi. Rencana kenaikan BBM sudah menimbulkan kepanikan meskipun belum diumumkan. Panic buying terjadi di mana-mana. Orang mengantre di SPBU dengan tergesa-gesa. Seorang anggota dewan yang tak sabar menunggu giliran menganiaya seorang ibu yang mengantre di depan mobilnya.

BACA JUGA  Mengapa NPD Tak Suka di Rumah ?
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.