Meski sudah sakit, Hadiaman masih sering menyetir sendiri mobilnya. Saya pernah secara tidak sengaja bertemu di RS Manyar Medika dia datang sendiri untuk menyerahkan hasil lab ke dokter. Sejak itu kesehatannya terus menurun.
Masuk keluar RS ia pernah dirujuk ke RS Al Irsyad dan terakhir ke RS Islam Jemursari. Penyakit yang cukup membuat dia akhirnya harus mengurangi mobilitasnya adalah stroke yg diderita dalam satu bulan terakhir. Ia hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur.
Perjalanan almarhum yang cukup panjang akhirnya menemui ujung. Sebagai wartawan ia pernah bekerja di harian Indonesia Bangun, MM, Sinar Harapan, Suara Indonesia dan Harian Surya. Ia juga aktif sebagai pengurus PWI sejak tahun 1980an sampai akhir 2010an.
Paripurna sudah karier jurnalistik. Selamat jalan Om Has kami semua mengenangmu. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi