Sabtu, 9 Mei 2026, pukul : 06:53 WIB
Surabaya
--°C

Netral Gender

Setiap upaya untuk mengakomodasi isu LGBT akan menghadapi penentangan keras terutama dari kalangan Islam. Tidak akan ada kata kompromi terhadap isu LGBT. Karena itu isu ini sampai sekarang tetap tersimpan di bawah karpet seolah-olah tidak ada, padahal di bawah karpet para praktisi LGBT terus beroperasi dalam jaringan yang jumlahnya sangat besar.

Munculnya isu netral gender memicu kembali kekhawatiran mengenai meluasnya praktik penyimpangan seksual di kalangan anak-anak muda termasuk mahasiswa. Gender neutral merupakan varian dari praktik LGBT yang sudah dikenal luas di negara-negara Eropa dan Amerika. Selama ini isu netral gender masuk dalam kategori ‘’queer’’, yaitu identitas gender yang cair antara laki-laki dan perempuan. Karena itu isu penyimpangan gender sudah diperluas dari LGBT menjadi LGBTQ untuk menampung para gender netral itu.

BACA JUGA: Pak Aom

Gender netral adalah penyebutan ringkas dari istilah netralitas gender. Secara umum publik sudah diperkenalkan dengan kebiasaan gender netral dalam beberapa hal. Sebagai contoh, untuk jenis pakaian biasanya dibedakan antara laki-laki dan perempuan. Untuk produk perawatan muka biasanya dibedakan produk untuk laki-laki dari perempuan. Tapi, banyak di antara produk-produk itu yang disebut sebagai ‘’unisex’’ berlaku untuk laki-laki dan perempuan.

Hal ini masih dianggap sebagai hal yang wajar dan tidak dipermasalahkan di Indonesia. Di negara-negara Barat sudah disediakan fasilitas untuk kelompok netral gender di tempat-tempat umum seperti toilet ‘’unisex’’. Biasanya toilet dibagi menjadi dua untuk laki-laki dan perempuan. Tapi, sekarang sudah banyak disediakan toilet ketiga untuk gender netral.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.