Minggu, 10 Mei 2026, pukul : 05:29 WIB
Surabaya
--°C

Ferrari Salah Lagi, Ferrari Gagal Lagi

HUNGARORING-KEMPALAN: Ketika melihat komposisi starting grid Grand Prix Hungaria di Hungaroring, Minggu petang (31/7), banyak yang memprediksi dua pembalap Scudera Ferrari bakal berpesta dalam balapan tersebut.

Carlos Sainz Jr dan Charles Leclerc membuntuti pemilik pole positions George Russell di posisi kedua dan ketiga.

Akan tetapi, dalam balapan yang sebenarnya pada hari Minggu, duo Ferrari tersebut malah tidak berkutik. Sainz Jr dan Leclerc sama-sama gagal naik ke podium setelah finis di urutan yang keempat dan keenam.

BACA JUGA: Pole Positions Pertama, Mr Saturday Cocok Bagi Russell

Sainz Jr terpaut 14,579 detik dari pembalap Red Bull Racing Max Verstappen yang memenangi balapan. Sementara itu, Leclerc malah tertinggal sampai 16,047 detik dari Verstappen. Mad Max (julukan Verstappen) finis tercepat dengan catatan 1 jam 39 menit 35,912 detik.

Blunder strategi yang jadi penyebab hancurnya performa Ferrari malam itu. Blunder yang paling bermasalah adalah terkait dengan langkah pit stop. Ferrari malahan memasukkan Leclerc ke pit stop ketika Verstappen juga masuk.

Strategi ban juga blunder. Ketika memasuki lap ke-40, pabrikan otomotif dari Italia itu memakai ban hard dengan tujuan supaya bisa bertahan sampai lap terakhir. Saat lap yang sama Verstappen menggunakan ban medium.

BACA JUGA: Akhirnya Ferrari Kena Batunya

Apesnya, pemakaian ban hard malah menyulitkan Leclerc. Sehingga dia menjadi sasaran empuk Verstappen untuk dilewati. Makanya pada lap-lap terakhir susah bagi pembalap Ferrari memburu posisi Verstappen.

Leclerc bahkan tidak habis pikir kenapa dia diminta ganti dengan ban hard. ’’Saya telah tegaskan bahwa saya akan menggunakan ban medium selama mungkin. Tapi kami disuruh menggantinya dengan ban hard tanpa kami harus memahami alasannya,’’ sebut Leclerc.

’’Hari ini mobil F1-75 tidak mampu perform sesuai dengan ekspektasi kami, dan faktor itu yang lebih menentukan ketimbang isu terkait dengan kesalahan startegi itu,’’ klaim bos Ferrari Mattia Binotto.

Ferrari menyalahkan kondisi mobilnya. ’’Kami jadi tak punya kebebasan untuk melakukan apa yang kami mau dan kami dipaksa bertahan. Kecepatan kami berbeda dengan balapan Jumat, dan kami tidak cukup kencang dalam kondisi ini. Ada yang tidak berfungsi dalam sistem mobil tim kami,’’ sambung Binotto. (Motosport, Give Me Sport, Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.