YOGYAKARTA–KEMPALAN: Seorang teman akrab Anies Baswedan di SMAN 2 Yogyakarta, Nasrudin mengaku heran dengan pemberitaan dan media sosial yang sering menginformasikan tentang Gubernur DKI Jakarta ini dengan nada kebencian.
Sosok yang sukses memimpin dan santun terhadap semua orang, ternyata tidak serta membuat orang lain menyukai Anies. “Mereka yang membenci Mas Anies karena tidak tahu fakta yang sebenarnya,” katanya di Yogyakarta, Senin, 25 Juli 2022.
Nasrudin mengungkapkan pernyataannya ini berdasarkan pengalamannya selama berteman dengan cucu Pahlawan Nasional sewaktu di SMAN 2 Yogyakarta itu. Dia dan Anies Baswedan merupakan teman karib, keduanya duduk sebangku di kelas ID di sekolah yang beralamat di Jalan Bener nomor 30, Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta ini.
Dia masih ingat ketika ada seorang teman sewaktu di SMA membenci Anies Baswedan. Dia tidak tahu alasan yang membuat temannya ini sinis dengan Anies Baswedan yang saat itu menjabat sebagai Ketua OSIS. “Saya nggak tahu apa alasannya, yang jelas dia sinis dengan Anies,” katanya.
Nasrudin pun masih ingat, Anies menanggapinya dengan santun dengan pendekatan layaknya seorang teman tanpa perselisihan. Suatu ketika Anies Baswedan bertemu dengan teman yang membencinya lalu keduanya berbincang. “Sejak dialog itu, yang saya heran teman yang awalnya membenci menjadi luluh. Rasa benci itu hilang,” ungkapnya.
Pria yang kini bekerja di PT Pos Pusat di Bandung ini menggarisbawahi bahwa dari pengalamannya itu akhirnya bisa menyimpulkan mereka yang menaruh kebencian terhadap Anies Baswedan karena tidak mengerti faktanya.
Anies cara pendekatannya juga santun, apa yang disampaikan mudah dicerna sehingga tidak menimbulkan miskomunikasi. “Coba deh, mereka yang membenci itu sebaiknya meluangkan waktu bertemu langsung dengan Anies dan berdialog dengan kepala dingin. Pasti mereka akan luluh, tidak lagi membencinya,” jelasnya.
Lebih jauh Nasrudin mengungkapkan, ada baiknya menilai seseorang dengan melakukan cek dan ricek. Apa yang didapatkan informasi tentang Anies Baswedan dari mana pun sumbernya, sebaiknya dikonfirmasi atau tabayun. “Yang repot itu tidak mau tabayun namun sudah menebar kebencian,” ungkapnya.
Menurut dia bahwa apa yang disampaikan ini bukan karena membela Anies Baswedan yang merupakan teman karibnya sewaktu di SMAN. “Sebenarnya saya lebih kasihan kepada mereka yang tidak tahu yang sebenarnya namun terus menerus memproduksi kebencian,” kata Nasrudin. (kba)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi