BARCELONA-KEMPALAN: Klub asal Qatar, Al Sadd tegaskan bahwa pelatih kepala mereka, Xavi Hernandez saat ini tak punya rencana untuk melatih Barcelona.
Klub asal Qatar ingin mempertahankan pelatih mereka dan menyatakan pada hari Jumat (29/10) malam bahwa para penggemar meminta Xavi untuk tetap tinggal.
Kabar kepindahan Xavi ke Barcelona mulai santer terdengar usai pelatih Barcelona sebelumnya, Ronald Koeman dipecat pada Kamis (28/10) dini hari WIB.
Mantan pelatih timnas Belanda itu dipecat usai klub Catalan mengalami kekalahan memalukan dari Rayo Vallecano pada laga lanjutan pekan ke-10 Liga Spanyol.
Tak lama setelah laga itu, manajemen klub langsung bergerak cepat dengan mengambil keputusan untuk memecat Koeman.
Klub mengeluarkan pernyataan resmi yang berbunyi “Barcelona telah membebastugaskan Ronald Koeman dari posisinya sebagai pelatih tim utama.”
Usai pemecatan Koeman, berbagai nama kemudian muncul sebagai kandidat pengisi kursi kepelatihan Barcelona selanjutnya.
Nama Xavi Hernandez kemudian muncul sebagai kandidat terkuat, mantan gelandang Barcelona itu memang telah banyak dikaitkan dengan kepindahan ke Blaugrana sejak awal musim ini menyusul penampilan buruk tim Catalan pada beberapa laga di awal musim La Liga.
Menanggapi rumor ini, Al-Sadd kemudian mengeluarkan sebuah pernyataan di Twitter yang berbunyi “Menanggapi apa yang beredar baru-baru ini, manajemen #AlSadd menegaskan kembali bahwa Xavi masih memiliki kontrak dua tahun dengan klub dan dia sepenuhnya fokus mengarahkan tim pada pertandingan selanjutnya untuk mempertahankan keunggulan kami di puncak liga dan mempertahankan gelar.”
Xavi telah melatih Al Sadd selama dua tahun dan pernah bergabung dengan klub asal Qatar itu sebagai pemain pada 2015 setelah meninggalkan Barca.
Pria berusia 41 tahun itu telah menikmati kesuksesan besar sejak pindah ke Doha pada 2019, dia telah memenangkan tujuh trofi utama dan menjadi juara bertahan di Qatar Stars League.
(Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi