Sabtu, 18 April 2026, pukul : 15:58 WIB
Surabaya
--°C

Di Tahan Imbang Persib, Widodo C Putro Beri Teguran Keras ke Pemain

BEKASI-KEMPALAN: Pelatih Bhayangkara FC, Widodo C Putro memberi teguran keras pada para pemainnya usai gagal meraih kemenangan pada laga melawan Persib Bandung di matchday pertama Liga 1 musim 2022/2023.

Laga antara Bhayangkara FC melawan Persib Bandung tersaji di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada hari Minggu (24/7) malam WIB.

Bhayangkara nyaris mengalami kekalahan di pertandingan ini usai Persib Bandung berhasil membalikkan keadaan di menit ke-49.

Gol tembakan keras Frets Butuan yang meneruskan umpan bola dari David da Silva di depan kotak penalti berhasil membawa Persib berbalik unggul 2-1.

Beruntung, Bhayangkara berhasil menyamakan kedudukan di menit-menit akhir babak kedua lewat sundulan Sani Rizki yang meneruskan umpan tendangan bebas Hargianto dari sisi kanan.

Usai pertandingan, Pelatih Bhayangkara, Widodo C Putro memberi peringatan keras kepada para pemainnya, terutama pada Sani Rizki.

Widodo mengaku cukup kesal karena Sani Rizki tampak mengemis kepada wasit. Sani Rizki memang sempat terlihat terduduk lama di tengah lapangan setelah mengalami benturan dengan pemain Persib.

Sani Rizki terlihat memegang kakinya cukup lama. Namun, sang wasit tak menghiraukan Sani dan tetap melanjutkan pertandingan. Hasilnya ketika Bhayangkara FC diserang, Sani Rizki jadi terlambat membantu pertahanan timnya.

Menanggapi aksi Sani ini, Widodo C Putro meminta para pemainnya tidak manja dan mengemis pelanggaran kepada wasit. Pelatih berusia 51 tahun itu menegaskan bahwa kejadian tersebut akan menjadi evaluasi besar untuk pertandingan selanjutnya.

“Tentunya ada hal dimana salah satu pemain cedera, yang jatuh di tengah lapangan. Tetapi, yang berhak memberikan keputusan adalah wasit.” kata Widodo C Putro dalam konferensi pers setelah pertandingan.

“Jadi, kita protes (Sani), siapapun yang jatuh, ketika wasit bilang jalan, ya jalan, Saya meminta kepada pemain kami untuk terus jalan. Kita tidak boleh protes kepada wasit, itu salah satu (evaluasi) kami untuk selanjutnya.” pelatih berusia 51 tahun itu.

(okezone, Edwin Fatahuddin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.