Sabtu, 6 Juni 2026, pukul : 03:48 WIB
Surabaya
--°C

Khofifah Nyekar sebelum Berangkat Haji, Tinggalkan ”Wasiat” untuk Wagub

SURABAYA-KEMPALAN: Labbaik Allahumma Labbaik, Labbaik Alasyarikala Labbaik, Inalhamda Wani’mata Lakawalmuluk Lasyarikalak….

Setelah mendaftar di tahun 2013 lalu, dan 9 tahun menunggu, hari Ahad hari ini (3/7) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (KIP) bersama Ima anak sulungnya berangkat menunaikan ibadah haji.

Sabtu  KIP bersama keluarga nyekar ke makam suaminya Indar Parawansa yang wafat Mei 2014.

Yang menarik, KIP sebagai  Gubernur semestinya bisa saja berhaji dengan fasilitas haji khusus atau yang dikenal haji plus. Namun, mantan Mensos dan Ketum Muslimat itu memilih haji reguler.

“Ya beliau (almarhum)  suami yang mendaftarkan di tahun 2013. Semoga pahala kebaikan mengalir kepada beliau. Dan mohon doa agar perjalanan ibadah haji kami lancar, sehat serta mabrur,” tutur KIP.

BACA JUGA  Reformasi Kepemimpinan Sekolah Sidoarjo: Bebas Transaksi, Berbasis Domisili

Dalam kesempatan terpisah Khofifah Indar Parawansa menyampaikan ”wasiat” kepada wakil gubernur dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk tetap memaksimalkan seluruh kinerjanya.

Mulai tanggal 3-23 Juli Gubernur Khofifah izin untuk menjalankan ibadah haji . Sesuai izin dari Kemendagri yang terbit pada tanggal 21 Juni bahwa selama menjalankan ibadah haji maka ditunjuk Wakil Gubernur untuk memimpin penyelenggaraan pemerintahan dengan tetap berkordinasi dan bertanggung jawab kepada Gubernur Jawa Timur. Dengan demikian Insya Allah semua roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik.

“Saya mohon semua tetap memaksimalkan pelaksanaan tugas-tugas utama yang harus dilaksanakan” kata Gubernur Khofifah dalam sambutannya pada Walimatus Safar yang dilaksanakan jelang keberangkatannya menjalankan ibadah haji di Rumah Dinas Gubernur Jatim, Jumat (1/7) malam.

BACA JUGA  Investasi Rahim Bangsa: Cara Tjiwi Kimia Menjaga Saham Masa Depan Lewat GP2SP

Kepada para kepala OPD Gubernur Khofifah menegaskan bahwa selama ia menjalankan ibadah haji maka roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan baik. Ia menekankan bahwa tidak ada yang sifatnya menjadi lebih longgar selama ia menjalankan ibadah haji. Semua harus berjalan prima.

“Tidak ada sesuatu yang kemudian menjadi longgar selama saya izin menjalankan ibadah haji karena pada dasarnya roda pemerintahan ini menjadi bagian dari tugas kita untuk menjaga dan mengawalnya,” tegasnya. (ferry is mirza)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.