Minggu, 28 Juni 2026, pukul : 20:51 WIB
Surabaya
--°C

Raker IKA UNAIR FPK Perkuat Kolaborasi Alumni untuk Ketahanan Pangan Nasional

SURABAYA-KEMPALAN: Penguatan organisasi alumni tidak lagi cukup dimaknai sebagai ruang silaturahmi semata. Di tengah tantangan pembangunan sektor kelautan dan pangan nasional, alumni dituntut menjadi bagian dari solusi melalui kolaborasi, inovasi, dan pengabdian berbasis ilmu pengetahuan. Semangat itulah yang mewarnai Rapat Kerja Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Komisariat Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) yang digelar di Luminor Hotel Surabaya, Minggu (28/6/2026).

Mengangkat tema “Harmoni Bahari dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional”, rapat kerja menjadi momentum penyusunan arah organisasi masa bakti 2025–2030 sekaligus konsolidasi seluruh potensi alumni untuk mendukung pengembangan almamater dan pembangunan nasional berbasis sektor maritim.

Sejak pagi, para alumni dari berbagai angkatan, pimpinan fakultas, dosen, serta pengurus pusat IKA UNAIR memenuhi ruang pertemuan. Kegiatan diawali registrasi peserta, pembukaan, penampilan tari tradisional, menyanyikan Indonesia Raya, Hymne Airlangga dan Mars IKA UNAIR, dilanjutkan doa bersama, laporan Ketua Panitia Hadi Subarkah, sambutan Ketua Komisariat FPK, sambutan Pengurus Pusat IKA UNAIR, sambutan Fakultas Perikanan dan Kelautan, foto bersama, coffee break, hingga sidang pleno penyusunan program kerja lima bidang.

Ketua Umum PP IKA UNAIR Dr. (H.C.) Khofifah Indar Parawansa, M.Si. berhalangan hadir karena agenda kedinasan. Sambutan Pengurus Pusat disampaikan oleh Laksamana Pertama TNI (Purn.) Dr. drg. R.A. Nora Lelyana, M.H.Kes., FICD., selaku Ketua Bidang I PP IKA UNAIR Bidang Organisasi dan Keanggotaan.

Mengawali sambutannya, Nora menyampaikan salam hormat dan pesan Ketua Umum PP IKA UNAIR kepada seluruh peserta rapat kerja. Ia mengapresiasi terselenggaranya forum tersebut sebagai momentum penting memperkuat peran alumni dalam mendukung almamater sekaligus berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Menurut Nora, tema yang diusung sangat relevan dengan visi Indonesia Emas 2045. Sebagai negara maritim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi kelautan yang sangat besar untuk menjadi penopang ketahanan pangan nasional melalui pengembangan blue economy, yakni pembangunan ekonomi kelautan yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Ia menambahkan, Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai gerbang baru Nusantara dengan kekuatan pelabuhan, industri maritim, logistik, dan perdagangan menuju kawasan Indonesia Timur. Karena itu, alumni Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga diharapkan mampu menghadirkan inovasi, riset, teknologi, dan jejaring kolaborasi yang dapat menjawab berbagai persoalan sektor kelautan dan perikanan.

BACA JUGA  Pemkot Luncurkan Buku "Bung Karno: Aku Arek Suroboyo"

Lebih jauh, Nora menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum PP IKA UNAIR agar seluruh komisariat tidak hanya menyusun program kerja yang bersifat administratif, tetapi benar-benar menghadirkan program yang realistis, terukur, kolaboratif, dan berbasis science. Setiap kegiatan, menurutnya, harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas, dapat dievaluasi, serta memberikan dampak nyata bagi alumni, almamater, maupun masyarakat.

“Organisasi alumni harus menjadi ruang lahirnya gagasan, inovasi, dan solusi berbasis ilmu pengetahuan. Kolaborasi lintas profesi, lintas generasi, dan lintas institusi harus menjadi kekuatan utama IKA UNAIR dalam menjawab tantangan bangsa,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa capaian Universitas Airlangga sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik Indonesia di tingkat dunia merupakan kebanggaan sekaligus amanah bagi seluruh alumni untuk menjaga reputasi almamater melalui karya, integritas, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua IKA UNAIR Komisariat Fakultas Perikanan dan Kelautan, Okky Hermawan, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa rapat kerja merupakan titik awal membangun organisasi alumni yang semakin solid dan berdampak.

Ia berharap lahir sinergi yang lebih kuat antara alumni Fakultas Perikanan dan Kelautan dengan Pengurus Pusat IKA UNAIR, antara komisariat dengan fakultas, serta dengan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar berbagai program organisasi tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menguatkan dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi almamater maupun masyarakat.

Dari unsur Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga hadir Wakil Dekan I Dr. Laksmi Sulmartiwi, S.Pi., M.P., Wakil Dekan II Kustiawan Tri Pursetyo, S.Pi., M.Vet., Ph.D., serta Wakil Dekan III Annur Ahadi Abdillah, S.Pi., M.Si., Ph.D. Ketiganya mewakili Dekan FPK Universitas Airlangga Prof. Dr. Endang Dewi Masithah, Ir., M.P. yang sedang menjalankan tugas kedinasan di Jakarta.

Dalam sambutannya, Dr. Laksmi Sulmartiwi yang membidangi kemahasiswaan dan alumni memberikan apresiasi atas berbagai aktivitas yang selama ini telah dilakukan para alumni. Namun ia menilai masih terdapat ruang perbaikan, terutama dalam komunikasi antara alumni dan fakultas.

Menurutnya, selama ini banyak kegiatan alumni yang sesungguhnya memiliki dampak positif bagi pengembangan fakultas, tetapi tidak terdokumentasikan maupun terkomunikasikan dengan baik kepada pihak fakultas. Akibatnya, berbagai kontribusi alumni belum sepenuhnya dapat diketahui dan disinergikan dalam pengembangan institusi.

BACA JUGA  AINR Terpanjang Berakhir, 16 Orang Terpilih Jadi Tim Sarana Evakuasi

Karena itu, ia berharap komunikasi kelembagaan dapat diperkuat sehingga setiap aktivitas alumni dapat menjadi bagian dari penguatan reputasi Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga.

Ia juga mendorong agar para alumni mulai membangun identitas profesional melalui penggunaan alamat surat elektronik berbasis institusi atau instansi, tidak hanya menggunakan akun pribadi. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari tata kelola organisasi alumni yang semakin modern dan profesional.

Dalam kesempatan yang sama, forum juga mengajak seluruh alumni untuk mengunduh aplikasi resmi IKA UNAIR sebagai media komunikasi dan integrasi organisasi. Aplikasi tersebut diharapkan menjadi pusat informasi kegiatan, mempercepat koordinasi antaranggota, memperluas jejaring profesional alumni, sekaligus mempererat hubungan antara Pengurus Pusat IKA UNAIR, komisariat fakultas, fakultas, dan seluruh alumni yang tersebar di berbagai daerah maupun mancanegara.

Memasuki sidang pleno, peserta membahas arah organisasi, tata kelola kepengurusan, penyampaian program kerja lima bidang, serta berbagai usulan strategis yang diarahkan untuk memperkuat kontribusi alumni di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat pesisir, kewirausahaan, serta penguatan ketahanan pangan nasional.

Diskusi berlangsung dinamis dengan semangat kebersamaan yang menunjukkan bahwa organisasi alumni memiliki potensi besar menjadi mitra strategis Universitas Airlangga dalam memperluas jejaring kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, industri perikanan dan kelautan, serta berbagai lembaga nasional maupun internasional.

Menjelang penutupan, seluruh peserta menyatakan komitmen bersama untuk menjadikan hasil rapat kerja sebagai pijakan pelaksanaan program yang tidak berhenti pada dokumen administratif, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang terukur, kolaboratif, berbasis ilmu pengetahuan, serta memberikan manfaat langsung bagi alumni, almamater, masyarakat, dan bangsa.

Semangat “Harmoni Bahari dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional” pun diharapkan menjadi identitas baru IKA UNAIR Komisariat Fakultas Perikanan dan Kelautan—sebuah organisasi alumni yang mampu menyatukan kekuatan intelektual, profesionalisme, dan jejaring untuk menghadirkan solusi bagi Indonesia sebagai negara maritim yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045. [

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.