Jumat, 26 Juni 2026, pukul : 14:13 WIB
Surabaya
--°C

Dari Kampus Berdampak Menuju Negara Berdampak : Ketika Prestasi Global UNAIR Bertemu Ajakan AHY Membangun Kebijakan Berbasis Ilmu Pengetahuan

SURABAYA-KEMPALAN: Ada benang merah yang menarik apabila dua peristiwa yang berlangsung hampir bersamaan ini dibaca dalam satu perspektif. Di satu sisi, Universitas Airlangga (UNAIR) mengumumkan keberhasilannya meraih Peringkat 1 Indonesia dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026. Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat memimpin forum Dewan Pakar IKA UNAIR, mengajak para akademisi, guru besar, peneliti, dan alumni untuk tidak berhenti menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menyusun policy paper, policy recommendation, dan solusi nyata bagi pemerintah.

Sekilas kedua peristiwa tersebut tampak berdiri sendiri. Yang pertama berbicara tentang prestasi perguruan tinggi. Yang kedua berbicara mengenai tata kelola pemerintahan. Namun apabila dicermati lebih dalam, keduanya sesungguhnya dipertemukan oleh satu kata kunci yang sama: impact.

THE Impact Rankings bukan sekadar pemeringkatan akademik. Berbeda dengan sistem pemeringkatan yang banyak menitikberatkan pada publikasi ilmiah, reputasi, atau sitasi, THE Impact Rankings mengukur sejauh mana universitas mampu menerjemahkan ilmu pengetahuan menjadi manfaat nyata melalui pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Dengan kata lain, ukuran keberhasilannya bukan hanya menghasilkan pengetahuan, melainkan menghasilkan perubahan.

Makna itulah yang secara visual diterjemahkan dalam poster resmi UNAIR.

Dominasi gradasi warna biru menghadirkan kesan modern, akademik, dan berkelas internasional. Pada bagian paling atas, tiga logo—Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Universitas Airlangga, serta Times Higher Education Impact Rankings—membangun narasi bahwa pencapaian tersebut lahir dari pertemuan antara ekosistem pendidikan nasional dan pengakuan global.

Di bawahnya terpampang logo UNAIR dengan slogan “Excellence with Morality”, disandingkan dengan kalimat “UNAIR IS PROUD TO BE RANKED”, yang menjadi pengantar menuju pesan utama.

BACA JUGA  Libur Panjang, Dispendik Surabaya Ajak Sekolah Kerja Bakti

Pusat perhatian diarahkan pada angka besar #1 bergradasi biru-toska dengan efek tiga dimensi, diikuti label INDONESIA dan logo Times Higher Education Impact Rankings 2026. Hierarki visual itu membuat pembaca segera memahami bahwa UNAIR berhasil menempati peringkat pertama Indonesia secara keseluruhan.

Namun, sesungguhnya angka tersebut hanyalah pintu masuk.

Substansi utama justru berada pada kalimat berikutnya, yakni “Peringkat 1 Nasional pada beberapa SDGs” yang divisualisasikan melalui empat ikon pembangunan berkelanjutan: SDG 1 (No Poverty), SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 6 (Clean Water and Sanitation), serta SDG 13 (Climate Action). Keempat indikator ini menunjukkan bahwa pengakuan internasional terhadap UNAIR lahir dari kontribusinya dalam pengentasan kemiskinan, kesehatan masyarakat, pengelolaan air bersih, sanitasi, serta aksi menghadapi perubahan iklim.

Latar belakang berupa peta Indonesia berbentuk titik-titik semakin mempertegas bahwa dampak tersebut tidak berhenti di lingkungan kampus, melainkan diarahkan bagi pembangunan nasional. Pada bagian footer, berbagai kanal komunikasi resmi UNAIR melengkapi pesan mengenai keterbukaan institusi kepada publik.

Menariknya, beberapa hari sebelum publikasi capaian tersebut, AHY dalam forum Dewan Pakar IKA UNAIR justru menyampaikan gagasan yang memiliki semangat serupa. Menurut AHY, perguruan tinggi tidak cukup menjadi ruang diskusi intelektual. Kampus harus mampu menjadi dapur gagasan yang menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis data, penelitian, dan ilmu pengetahuan untuk membantu pemerintah menjawab berbagai persoalan pembangunan. Ia bahkan mendorong penyusunan policy paper, policy recommendation, serta forum-forum strategis yang mempertemukan akademisi, pemerintah, dan masyarakat.

BACA JUGA  Kekerasan Finansial pada Korban Pasangan NPD

Dalam perspektif tersebut, capaian UNAIR dalam THE Impact Rankings 2026 dapat dibaca sebagai modal institusional yang memperkuat ajakan tersebut. Universitas yang diakui dunia karena dampaknya terhadap masyarakat memiliki legitimasi moral maupun akademik untuk mengambil peran lebih besar dalam proses penyusunan kebijakan publik.

Dengan demikian, hubungan antara kedua momentum ini bukanlah hubungan sebab-akibat, melainkan hubungan saling menguatkan. Prestasi global UNAIR menunjukkan kapasitas akademik dan dampak sosial yang dimiliki universitas. Sementara ajakan AHY mengarahkan kapasitas tersebut agar semakin terhubung dengan kebutuhan negara melalui rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti (evidence-based policy).

Inilah yang kemudian memperlihatkan pergeseran paradigma perguruan tinggi. Kampus tidak lagi hanya dipandang sebagai pusat pembelajaran dan penelitian, tetapi juga sebagai think tank yang menyediakan argumentasi ilmiah bagi proses pengambilan keputusan publik. Semangat inilah yang kemudian juga dibaca sebagai bagian dari menguatnya ekosistem rekomendasi kebijakan berbasis ilmu pengetahuan yang mulai dibangun melalui Dewan Pakar IKA UNAIR dan berbagai forum pemikiran kebangsaan lainnya.

Apabila arah tersebut terus dikembangkan, maka keberhasilan UNAIR sebagai Peringkat 1 Indonesia dalam THE Impact Rankings 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan akademik. Prestasi itu dapat menjadi fondasi bagi lahirnya tradisi baru, yakni menjadikan perguruan tinggi sebagai mitra strategis negara dalam merumuskan kebijakan publik yang lebih ilmiah, adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Dengan demikian, makna impact tidak berhenti sebagai indikator pemeringkatan internasional, tetapi menjelma menjadi cara baru memaknai hubungan antara kampus, pemerintah, dan rakyat dalam membangun Indonesia.[]

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.