Pada pendulum lainnya ada PDIP yang mewakili ideologi nasionalis-sekularis dan liberal. Sama dengan Partai Demokrat di Amerika PDIP mempunyai banyak varian gerakan di dalamnya, dari mulai kiri luar yang mendekati komunis sampai kiri tengah yang lebih moderat.
PDIP berada pada kuadran kiri dan partai-partai Islam berada pada kuadran kanan. Meski demikian, dalam praktiknya partai-partai yang berbeda ideologi itu sekarang bergabung dalam koalisi besar mendukung pemerintah. Koalisi partai-partai lebih banyak karena alasan pragmatis ketimbang alasan ideologis.
Pada zaman Orde Baru, Presiden Soeharto sudah berupaya untuk menyederhanakan partai-partai melalui fusi atau penggabungan berdasarkan ideologi masing-masing partai. Partai-partai berazas Islam digabungkan dalam Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan partai-partai berazas nasionalisme diringkas kedalam PDI (Partai Demokrasi Indonesia). Golkar, partai politik bentukan pemerintah, berada di luar fusi itu.
BACA JUGA: Boy
Fusi ini sebenarnya menjadi langkah yang visioner dan modern, cuma sayangnya fusi dilakukan melalui tindakan otoriter yang tidak demokratis sehingga kemudian ambyar ketika rezim Soeharto jatuh. Soeharto memaksakan berlakuknya azas tunggal Pancasila sebagai satu-satunya azas. Rezim Soeharto mengerahkan segala kekuatan untuk memaksakan berlakunya astung, ‘’asas tunggal’’ dengan segala cara. Ketika rezim Orde Baru ambrik, azas tunggal berantakan dan sistem multipartai dengan puluhan parpol berlaku lagi di era reformasi pasca-Soeharto.
Penggabungan aliran ideologi menjadi tiga kelompok besar ini sudah dilakukan oleh antropolog Amerika Serikat Clifford Geertz yang melakukan penelitian pada 1960-an di Jawa Timur. Hasil penelitian Geertz dituangkan dalam ‘’The Religion of Java’’ yang membagi masyarakat menjadi tiga aliran besar, santri, priyayi, dan abangan. Santri adalah kelompok religius yang berada di perkotaan dan pesisir, priyayi adalah kelompok aristokrat-ambtenaar yang berada di birokrasi pemerintahan, dan abangan adalah kelompok sinkretis gabungan Islam dan tradisi Hindu yang dianut oleh masyarakat petani di pedesaan.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi