Menu

Mode Gelap

Kempalanda · 21 Jun 2022 10:04 WIB ·

Blusukan di Tempel Sukorejo, Wakil Sekretaris DPC PDIP Achmad Hidayat Temui Rumah Tak Layak Huni


					Selasa (21/6) sore Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI  Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat Perbesar

Selasa (21/6) sore Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI  Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat "blusukan" di Wilayah Tempel Sukorejo , Kelurahan Wonorejo Kecamatan Tegalsari Kota Surabaya.

SURABAYA-KEMPALAN: Selasa (21/6) sore Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI  Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat “blusukan” di Wilayah Tempel Sukorejo , Kelurahan Wonorejo Kecamatan Tegalsari Kota Surabaya.

Selain menyapa sejumlah warga dan kader PDI Perjuangan yang ada di wilayah setempat , Politisi Muda PDI Perjuangan tersebut juga memberikan sejumlah bantuan kepada warga masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam kunjungannya dia didampingi jajaran pengurus Ranting Kelurahan Wonorejo beserta Anak ranting. Sempat menemui warga dengan tempat tinggal tidak layak huni yang bernama sunarto dan beralamat di Tempel Sukorejo 1 / 63.

“Waduh kalau hujan ini airnya bisa masuk rumah. Bahaya kalau melihat atapnya rapuh,” kata Achmad saat melihat kondisi rumah warga tersebut.

Sunarto pemilik rumah menjelaskan bahwa bangunan dengan lebar tiga meter dan panjang tujuh meter dihuni oleh tiga keluarga. Rasa khawatir selalu datang saat hujan dengan angin kencang mengingat struktur atap sudah lapuk dimakan usia.

Menanggapi hal tersebut , Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat mengungkapkan akan memperjuangkan agar Sunarto mendapatkan hak-haknya sebagai warga Kota Surabaya.

“Kita perjuangkan bersama, kami yakin inshaallah Nanti akan bisa terwujud panjenengan memiliki rumah yang layak”, tegas Achmad

Dirinya juga menyinggung bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tahun 2022 ini sebanyak 800 unit. Setiap unit, pemkot menganggarkan perbaikan sebesar Rp 35 juta. Anggaran ini sudah disiapkan di dalam APBD 2022 ini.

Para penerima program Rutilahu ini tidak sembarangan. Sebab, ada kriteria dan syarat yang harus dipenuhi. Khusus untuk kriterianya adalah penduduk Kota Surabaya yang masuk dalam data MBR dan belum pernah mendapat bantuan perbaikan Rutilahu, kecuali untuk korban bencana.

Editor: Freddy Mutiara

 

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Keliling Dunia di Madiun

29 Juni 2022 - 10:05 WIB

Takabur

27 Juni 2022 - 09:19 WIB

Hadiri Sedekah Laut di Kalianak Morokrembangan, Wakil Sekretaris PDIP Surabaya: Dukung Pelestarian Budaya

26 Juni 2022 - 10:18 WIB

In Memoriam Rima Melati: Artis dengan Pergaulan dari Presiden hingga Pelayan Resto

24 Juni 2022 - 10:48 WIB

Refleksi dan Doa Haul Bung Karno, PAC PDI Perjuangan Asemrowo Berkomitmen Warisi Api Perjuangan

21 Juni 2022 - 20:27 WIB

Band The ‘Playsets’ dalam Narasi Jenderal ‘Three In One’

21 Juni 2022 - 10:11 WIB

Trending di Kempalanda