Selasa, 12 Mei 2026, pukul : 07:42 WIB
Surabaya
--°C

Dikit Lagi Akhir Pekan, Perdagangan Sesi I IHSG Malah Ditutup Anjlok Hampir 2 Persen

JAKARTA-KEMPALAN: Pada perdagangan sesi I hari Jumat (17/6/2022), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah di tengah respons pasar atas agresivitas The Fed yang menaikkan suku bunga acuan.

IHSG telah ambles semenjak perdagangan sesi I dibuka, yaitu berada di level 6.987 atau turun sebesar 0,89 persen. Sedangkan, pada perdagangan sesi I ditutup IHSG ambles sebesar 136,84 poin atau 1,94 persen ke level 6.913 dan nilai perdagangan turun sebesar Rp8,44 triliun yang melibatkan lebih dari 16 miliar saham.

Sejak perdagangan sesi I dibuka, menurut data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) IHSG sudah berada di zona merah dan terus mengalami kelemahan seiring berjalannya waktu perdagangan bursa. Level terendah menjelang perdagangan sesi I hari ini berada di level 6.907 dan saat setelah perdagangan dibuka level tertingginya berada di 6.999.

Seluruh sektor mengalami penurunan, seperti 2,11 persen IDX-Basic, 2,18 persen IDX-Energy, dan IDX-Tecno 2,53 persen.

Sebanyak 129 unit saham mengalami penguatan, sebanyak 399 unit saham mengalami pelemahan, sedangkan 134 unit sisanya stagnan. Sementara itu, penjualan bersih atau net sell yang dicatat investor asing adalah sebesar 400,65 miliar di pasar reguler.

Saham yang paling diminati pada perdagangan sesi I ini adalah PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dengan masing-masing pembelian bersih senilai Rp11,7 miliar dan Rp41,1 miliar. BBYB terbang 3,2 persen ke level Rp1.130 per unit dan ADRO anjlok sebesar 5,56 persen ke level Rp2.890 per unit.

Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merupakan saham yang paling banyak dilepas dengan masing-masing penjualan bersih sebesar Rp63,2 miliar dan Rp64,6 miliar. BBRI anjlok ke level Rp4.370 per unit atau turun sebesar 1,35 persen dan BBCA ambles ke level 7.475 atau 1,32 persen.

Siang ini, Bursa Asia mixed dengan kenaikan 1,3 persen untuk Hang Seng Hong Kong dan 0,5 persen untuk Shanghai Komposit. Sedangkan, Nikkei melemah sebesar 1,37 persen dan Strait Times melemah sebesar 0,47 persen.
IHSG anjlok didorong oleh respons investor atas kenaikan suku bunga acuan (Fed Funds Rate) yang agresif. The Fed atau bank sentral AS memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan menjadi 1,5-1,75 persen atau sebesar 75 basis poin (bp). (CNBC/Kontan/Kompas, Arlita Azzahra Addin)

Editor: Reza Maulan Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.