MILAN-KEMPALAN: Mantan pelatih AC Milan, Fabio Capello mengatakan bahwa penyebab kegagalan Timnas Italia Lolos ke Piala Dunia 2022 disebabkan karena Gli Azzurri terlalu mengikuti gaya sepakbola Spanyol.
Timnas Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar usai dikalahkan Makedonia Utara di babak play-off.
Pada laga yang tersaji di Renzo Barbera Stadium di hari Jumat (25/3) dini hari itu, Italia kalah dengan skor tipis 1-0. Satu-satunya gol Makedonia Utara dicetak oleh Aleksandar Trajkovski di masa injury time babak kedua.
Padahal selama 90 menit waktu pertandingan, Italia sangat mendominasi. Gli Azzurri berhasil mencatatkan 66 persen penguasaan bola dan melepaskan total 32 tembakan.
Namun, sayangnya para pemain Italia gagal memanfaatkan berbagai peluang yang muncul selama 90 menit waktu pertandingan. Mereka juga kurang efektif di depan gawang, dari 32 tembakan hanya ada lima saja yang on target.
Kekalahan ini akan membuat Italia kembali tak bisa berpartisipasi pada ajang Piala Dunia. Sebelumnya, Italia juga absen di Piala Dunia di tahun 2018. Italia yang kala itu ditangani oleh Gian Piero Ventura itu disingkirkan Swedia di babak play-off.
Juara dunia empat kali itu tersingkir dengan setelah kalah dengan agregat 0-1 dari Swedia. Mereka kalah 0-1 di leg pertama dan hanya mampu meraih hasil imbang 0-0 di leg kedua yang berlangsung di San Siro.
Menurut mantan pelatih AC Milan, Fabio Capello kegagalan Timnas Italia disebabkan karena Gli Azzurri terlalu mengikuti gaya sepakbola Spanyol ala Guardiola, Dia mengatakan seharusnya Italia lebih mengikuti gaya Jerman ala Klopp.
Dia berkata “Sepakbola Italia sudah meniru Guardiola selama 15 tahun. Tidak ada umpan vertikal atau kekuatan fisik, tidak ada kebiasaan untuk berduel. Di sisi lain, kita seharusnya mengikuti gaya Juergen Klopp.”
“Satu-satunya yang melakukannya di Italia adalah Atalanta dan lihatlah hasil-hasil mereka. Vincenzo Italiano (Fiorentina) mencoba melakukan hal serupa, begitu juga Alexander Blessin di Genoa yang menawarkan lebih banyak lagi daripada Klopp.” kata Capello kepada Sky Sport Italia dilansir Football Italia.
“Cara bermain Jerman adalah model yang tepat untuk diikuti, kita tak punya teknik untuk mengikuti cara Spanyol. Ada tempo tinggi di kompetisi Eropa dan kita tak terbiasa dengan itu.” tambah mantan pelatih AC Milan itu.
“Kadang-kadang saya kaget membaca sejumlah statistik. ‘Pemain ini membuat 45 umpan’. Oke, tapi berapa banyak umpan kuncinya? Berapa banyak dari umpan itu yang berguna?” tutup pelatih berusia 75 tahun itu.
(Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi