JAKARTA-KEMPALAN: Pada Sabtu (4/6/2022) harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk terpantau anjlok hingga Rp10.000 per gram. Padahal, di hari sebelumnya sempat naik sebesar Rp5000 per gram.
Berdasarkan data yang diambil dari logammulia.com, laman resmi PT Antam, harga emas Antam pada hari ini dibanderol dengan harga Rp979.000 per gram turun Rp10.000 dari perdagangan hari sebelumnya dengan harga Rp989.000 per gram.
Bahkan, harga buyback atau harga yang digunakan ketika menjual emas kembali turun menjadi Rp859.000 per gram atau turun sebesar Rp13.000 per gram dari penjualan sebelumnya, yaitu Rp872.000 per gram.
Namun, bisa saja harga emas Antam tersebut berbeda karena penurunan harga hanya berlaku di Butik Emas LM, Graha Dipta, Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Peraturan bahwa pembelian emas batang akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen telah diatur berdasarakan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.
Jika ingin membeli emas Antam tersebut, setiap ingin transaksi ertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) agar mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45 persen.
Sedangkan berlaku untuk buyback, penjualan emas kembali batangan ke Antam yang nilainya lebih dari 10 juta akan dikenakan PPh 22 untuk pemegang NPWP sebesar 1,5 persen dan non NPWP sebesar 3 persen.
Untuk mengetahui harga emas per gram, dapat menjumpai laman resmi milik PT Antam, yaitu logammulia.com.
Harga emas Antam berkorelasi dengan harga emas dunia. Harga emas acuan turun 0,93 persen di pasar spot atau sebesar USD 1850,7565/troy.
Sebelumnya, indeks dolar AS sempat melemah dan menguat kembali sebesar 0,34 persen atau naik ke level 102,169.
Emas dengan dolar AS selalu berbanding terbalik atau saling berlawanan. Ketika dolar AS anjlok, harga emas akan menguat dan sebaliknya.
Naiknya indeks dolar AS karena positifnya data tenaga kerja di AS, yaitu pada bulan lalu tenaga kerja AS di luar sektor pertanian meningkat sebesar 390.000 atau melebihi jumlah yang sebelumnya telah diperkirakan, yaitu sebesar 328.000 pada bulan Mei. (CNBC/Kompas, Arlita Azzahra Addin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi