bagus aryo sutikno
Sabar ya Admin. Mohon bersabar. Di suatu masa, ada buku berjudul sepatu Dahlan. Moga nggak untuk nimpuk kepala si Admin.
Abu Abu
Tanpa sakit? Bagi saya, sakit itu perlu agar tahu rasanya nyaman. Tak ada sakit tak ada nyaman. Sakit dulu, nyaman kemudian. Ahhhhh…. Enaknya.
Paul Ivan
Layanan kesehatan di negeri via valen masih berkualitas rendah, bila di bandingkan negeri maju, bener ada bpjs tapi meski ada peningkatan layanan bpjs jika di banding dengan swasta masih kalah jauh, di kota koya Kabupaten dokter spesialis masih seperti raja, karena singgle faktor meski kini ada penambahan, tapi jika di lihat dari jumlah penduduk sangat kurang. Bener sekolah spesialis mahal, tapi peminatnya sangat banyak, apakah mahalnya sekolah spesialis tidak bisa di atur ulang, itulah tugas pemerintah untuk kembali mengaturnya, sekiranya pemerintah niat untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan rakyatnya Untung pak jokowi telah membuat Indonesia lebih hebat termasuk di bidang kesehatan Jokowi adalah kita Bersih merakyat kerja nyata Indonesia hebat
agus budiyanto
Sehat tanpa sakit. Mengajarkan bagaimana mengatur pola makan, apa yang harus dimakan dan tidak boleh dimakan. Bagaimana cara mengatur pola hidup, apa yang harus dipikirkan dan apa yang tidak perlu dipikirkan. Bagaimana mengatur olahraga dan tak lupa beribadah memohon kepada yang Tuhan yang kuasa.
Ibnu Shonnan
Biaya dalam kehidupan ini, diantara yang paling tinggi adalah kesehatan dan pendidikan. Profesi yang bergaji lumayan tebal diantaranya adalah dokter. Bisnis yang mengiurkan diantarnya adalah rumah sakit. Cerita dokter Agus Fahruddin sangat menginspirasi. Jaminan kesehatan sudah punya rumah sakit sendiri. Dan jaminan untuk pendidikan juga sudah punya universitas sendiri. Kurang apa lagi? Tinggal kehendak tuhan yang mengakhiri.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi