SEVILLA-KEMPALAN: Empat tahun lalu Kevin Trapp tak pernah dipercaya untuk merasakan atmosfer ajang Eropa. Entraineur Paris Saint-Germain (PSG) ketika itu Unai Emery lebih senang memercayakan nomor satu di ajang Eropa dan Liga Prancis kepada Alphonse Areola.
Kamis dini hari (19/5), Trapp pun menunjukkan bahwa dia juga punya kualitas level ajang-ajang Eropa. Bersama klubnya sekarang, Eintracht Frankfurt, Trapp mampu mengangkat trofi di ajang Eropa.
Tepatnya membawa Eintracht memenangi Liga Europa setelah mengalahkan Rangers pada final Liga Europa di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Seville, lewat babak adu penalti. Penyelamatan Trapp pun jadi kunci di balik kemenangan 5-4 Eintracht setelah bermain imbang 1-1 pada waktu normal.
BACA JUGA: Prediksi dan Jadwal Siaran Langsung Final Liga Europa: Eintracht Frankfurt vs Rangers
Trapp berhasil membendung tembakan penalti keempat Rangers yang dieksekusi Aaron Ramsey. Sedangkan, rekan-rekannya yang jadi eksekutor penalti di Die Adler (julukan Eintracht) mampu menuntaskan tugasnya dengan sempurna.
Trofi Liga Europa pun jadi trofi pertama kiper berkebangsaan Jerman tersebut bagi Eintracht. Di sisi lain, itu pun juga jadi trofi ajang Eropa pertama Trapp. Trofi yang menjadikannya kini lebih hebat dari Areola, yang belum pernah mengangkat trofi ajang Eropa di level klub.
Trapp hanya menyebut segala pengalaman yang dia dapatkan di Camp des Loges (sebutan kamp latihan PSG) itu hanyalah bagian dari jalannya menuju kesuksesan saat ini. ’’Pengalamanku pada saat masih di Paris (PSG) yang membantuku berkembang. Pasalnya di sana aku bisa berkembang bersama pemain-pemain hebat yang punya banyak pengalaman,’’ tutur Trapp kepada Canal+.
BACA JUGA: Pemain Jepang Ini Kunci Eintracht Frankfurt Pecundangi Kandang Lawan di Liga Europa
’’Mereka sudah berkontribusi menjadikanku sebagai seorang kiper dengan setiap penyelamatan yang pernah aku lakukan,’’ sambung Trapp yang sudah pernah membela Eintracht ketika 2012–2015, sebelum bergabung bersama Les Parisien (julukan PSG).
Begitu rendah dirinya sosok kiper berusia 28 tahun ini, Trapp pun tidak mau jika kesuksesannya membendung penalti Rambo (julukan Ramsey) itu membuat dirinya dianggap sebagai pahlawan. Menurutnya, trofi Liga Europa ini adalah kesuksesan semua yang ada dalam tim.
Baik pemain, pelatih, ofisial, petinggi klub, ataupun juga pendukung Eintracht. ’’Kami semua itu adalah pahlawan. Tanpa fans kami tak akan bisa membuat sejarah ini,’’ sebut Trapp yang musim ini mencatatkan 61 kali kemasukan dan hanya tujuh kali rekor clean sheet tersebut. (The News, Associated Press, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi