SURABAYA-KEMPALAN: Sebuah riset yang dilakukan oleh seorang mahasiswa berkewarganegaraan Korea Selatan menghasilkan temuan yang menarik bagi perusahaan kosmetik. Jaeyoung Lee, yang merupakan bimbingan dari Dr. Gancar C. Premananto, Ketua Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, membuat sebuah riset mengenai bagaimana perusahaan kosmetik Korea memasuki pasar Muslim di Indonesia.

Dan hasil ujian tesis mahasiswa Magister Sains Manajemen tersebut berhasil meluluskan Lee dengan nilai A. Tesis berjudul A Study on Strategies of Korean Cosmetic Companies to Strengthen Marketing in Indonesia berjalan kurang lebih dua jam dalam bahasa Inggris.
Lee yang yang merupakan alumni S1 bahasa Inggris dari Myongji University, Seoul Korea Selatan dapat lulus tepat waktu dengan nilai IPK 3,55.
Beberapa hasil yang diperoleh dari riset Jaeyoung Lee adalah penggunaan endorser artis Korea yang sudah banyak mendapat tempat di hati konsumen Indonesia. Pemahaman terhadap masyarakat Indonesia sangat ingin diketahui Lee.

“Indonesia adalah negara dengan banyak perbedaan dari Korea. Perbedaan terbesar adalah agama dan cuaca. Ada perbedaan dalam kecenderungan konsumsi karena agama dan cuaca, dan ada juga perbedaan dalam pemasaran yang sesuai. Jika perusahaan asing ingin masuk ke Indonesia, mereka harus memeriksa bagian-bagian ini secara detail sebelum masuk,” papar Lee.
Lee sangat tertarik memahami perilaku konsumen Indonesia dan strategi pemasaran kosmetik karena sebelum menjadi mahasiswa MSM FEB Unair di tahun 2020, ia juga aktif di bagian pemasaran produk kosmetik asli Korea. Dan saat ini dia juga akan mencoba menjadi pengusaha ritel kosmetik Korea di wilayah timur Indonesia. (*)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi