MILAN-KEMPALAN: Zlatan Ibrahimovic mengalami cedera lagi? Bagi pendukung AC Milan, kabar ini jelas sudah seperti lagu lama yang kerap diputar. Sky Sports Italia melaporkan, bomber berusia 40 tahun tersebut mengalami cedera lutut karena dia terlalu kelelahan.
Gara-gara cedera kambuhan itu, attaccante timnas Swedia itu pun harus minggir dulu selama 10 hari ke depan. Dengan demikian, Ibra akan absen dari laga-laga penting Rossoneri (julukan Milan).
Mulai dari laga menghadapi Genoa CFC pada Sabtu dini hari (16/4), lalu dua grande partita dalam tujuh hari ke depan. Seperti laga Derby della Madoninna kontra Inter Milan dalam second leg semifinal Coppa Italia (20/4) dan meladeni SS Lazio dalam giornata 34 Serie A di Stadio Olimpico, Roma (24/4).
Jika ditotal, ini adalah cedera keempat yang menghinggapi Ibracadabra (julukan Ibra) musim ini. Padahal, musim belum berakhir. Musim lalu, Ibra bahkan mengalami lima kali cedera yang telah membuatnya absen selama 209 hari.
Musim ini, Ibra berpeluang absen sebanyak 100 hari karena cedera. Makanya, dengan belum diperbaruinya kontrak Ibra yang sudah berakhir di musim panas nanti, layakkah Ibra mendapat ekstensi lagi?
Rasanya Ibra harus mendengarkan saran dari striker yang dulu juga memutuskan pensiun saat usia kepala empat, Francesco Totti. Attaccante legenda AS Roma itu pensiun sebelum usianya menginjak 41 tahun.
Hal serupa terjadi apabila Ibra gantung sepatu pada akhir musim ini. Kepada La Gazzetta dello Sport, Totti menyebut Ibra layak melanjutkan karirnya sebagai pelatih. Bisa diawali dari tangan kanan allenatore ACM Stefano Pioli.
’’Dia (Ibra) tahu tentang sepak bola dan hanya perlu sedikit untuk memahami apakah seorang pemain punya kualitas yang tepat atau tidak bermain pada level tertentu,’’ tutur Totti.
Selain pengetahuan dan pengalaman Ibra, kharisma Ibra juga dianggap penting dalam hal membantu Pioli mengendalikan ruang ganti Milan.
’’Dia memiliki citra dan pengaruh yang aku yakin banyak klub menginginkannya. Pada hari saat dia memutuskan pensiun, tinggal bagaimana dia memahami setiap proposal yang datang padanya,’’ sambung Totti yang pernah menempuh kursus lisensi melatih UEFA B itu.
Pria berjuluk El Bimbo do Oro itu pun juga pernah duduk dalam direksi Il Lupi (julukan Roma) pada 2017 – 2018, semusim setelah gantung sepatu. Bukan hanya banting setir jadi staf di kepelatihan ACM, Ibra pun disebut Totti bisa seperti dirinya duduk dalam dewan direksi ACM di masa mendatang.
Berbicara dalam pre match conference sebelum melawan Genoa CFC, Pioli membahas tentang masa depan striker timnas Swedia itu. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada Ibra mau ke posisi apa di ACM. Baik tetap sebagai pemain, jadi asistennya, atau naik jadi direksi ACM.
’’Dia punya kecerdasan dan keberanian untuk membuat pilihan terbaik. Kami akan bersamanya (Ibra) apapun pilihan yang dia buat,’’ ucap Pioli seperti dikutip laman Milan News. (Football Italia, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi