Menu

Mode Gelap

kempalanews · 13 Apr 2022 20:45 WIB ·

Korban Mafia Tanah Asal Waru Desak Kejari Sidoarjo segera Eksekusi Pengambilan Sertifikat


					Aksi massa di depan Kejari Sidoarjo Perbesar

Aksi massa di depan Kejari Sidoarjo

SIDOARJO-KEMPALAN: Miftahur Roiyan korban sekaligus pelapor dalam kasus mafia tanah mendesak agar pihak Kejaksaan Negeri Sidoarjo segera mengeksekusi pengambilan serta pengembalian sertifikat tanah miliknya dari terlapor Agung Wibowo.

Diketahui sebelumnya, jika M Roiyan melaporkan Agung Wibowo ke Polda Jatim atas dugaan tindak pidana penipuan. Selain perkara pidana, persoalan objek tanah seluas 98,650 meter persegi itu juga diproses ke ranah perdata.

Menurut Miftahur Roiyan, ia menuntut agar supaya sertifikat tanah miliknya dikembalikan dengan sesegera mungkin. Ia mengatakan bahwa putusan MA yang sudah sah menjadi landasan penting untuk pihak Kejari Sidoarjo segera melakukan eksekusi atas kasusnya tersebut.

“Tuntutan kami adalah supaya sertifikat dikembalikan kepada pemilik, karena amar putusan dari MA yang sudah inkrah dan sah itu sudah harus dijalankan. Kita tidak butuh janji-janji tapi harus ada bukti yang otentik untuk menyerahkan sertifikat itu kepada kami. Sehingga putusan itu berjalan sesuai dengan prosedur tidak hanya dibolak-balik atau diputar-putar oleh mereka,” paparnya saat ditemui didepan Kejari Sidarjo. Rabu (13/4/2022).

Ia menjelaskan jika dalam gelaran aksi damai yang digelar didepan Kejari Sidoarjo siang tadi, sedikitnya ada tiga sertifikat atas nama dirinya dan Elok Wahibah yang sedang ia perjuangkan. Ia juga menuturkan bahwa hasil pertemuannya dengan pihak Kejari Sidoarjo belum bisa menentukan kapan eksekusi dilaksanakan.

Demo menuntut keadilan mafia tanah di Kejari Sidoarjo

“Hasil dari pertemuan kami dengan kejaksaan bahwa mereka berjanji akan menyerahkan sertifikat tersebut. Belum tau untuk kapannya, tapi mereka kabarnya akan membuat tim khusus. Tapi kita tidak butuh janji-janji tapi menagih bukti,” imbuhnya.

Rusman Hidayat Kuasa hukum M. Roiyan juga menambahkan bahwa dirinya bersama dengan kliennya tidak ingin ekseskusi tersebut berjalan lama. Ia menegaskan akan mendesak agar Kejari segera melakukan eksekusi itu, karena menurutnya dengan alasan tersangkut dengan perkara yang lain adalah soal lain yang tidak perlu disangkut-pautkan.

“Kami minta agar dilaksanakan hari ini, tapi mereka pihak kejaksaan kami hargai membentuk tim melakukan kajian. Kami mengharapkan besok atau selambat-lambatnya lusa bisa kita terima untk eksekusi terhadap sertifikat tanah tersebut dan diserahkan ke M Roiyan dan Elok Wahibah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Sidoarjo Aditya Rakatama memaparkan bahwa dalam gelaran aksi damai tadi, Kejari Sidoarjo menerima perwakilan yang diajak untuk berdialog yakni M Roiyan dan didampingi oleh kuasa Hukumnya.

“Intinya dari kami menyampaikan bahwa tim jaksa eksekutor akan segera melaksanakan putusan yang dimaksud sesuai dengan bunyi amar putusan Mahkamah Agung (MA),” terang Raka.

Lebih lanjut, terkait disinggung soal putusan MA yang sudah turun sejak bulan Januari 2022 oleh kuasa hukum Roiyan, Raka menyampaikan jika terkadang keputusan lengkap dari MA terkadang telambat didistribusikan ke daerah. Kejari menunggu keputusan lengkap karena hal itu menjadi dasar Jaksa eksekutor dalam hal ini Jaksa Penuntut Umum untuk melaksanakan tugasnya.

“Jadi kadang-kadang sejak dibacakan putusan yang dimaksud sampai diterimanya di kita ada jeda waktu, sehingga kami perlu untuk mengambil sikap terhadap putusan yang dimaksud. Yang jelas kalau kami jaksa penuntut umum belum melaksanakan putusan kemungkinan baru petikannya, belum putusan lengkapnya. Karena kalau putusan itu lebih lengkap bunyinya,” pungkasnya.(Ambari Taufiq)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pemprov Jatim Raih Penghargaan Provinsi Berkinerja Terbaik Penerapan SPM dari Kemendagri

18 Mei 2022 - 22:40 WIB

Halal Bihalal Warga Kampung, Ketua DPRD Surabaya Angkat Keguyuban dan Gotong Royong

18 Mei 2022 - 22:04 WIB

Anies Jalin Kesepakatan Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan dengan Berlin

18 Mei 2022 - 19:06 WIB

PPDB SMPN Surabaya Dimulai, Simak Tahapan dan Cara Pendaftarannya!

18 Mei 2022 - 18:53 WIB

Macron Desak Israel untuk Investigasi terkait Pembunuhan Shireen Abu Akleh

18 Mei 2022 - 12:28 WIB

Shireen Abu Akleh-Tempo

Peci Terdakwa Disoal Jaksa Agung, sebagai Trik Kuno

18 Mei 2022 - 12:05 WIB

Trending di kempalanalisis