Senin, 20 April 2026, pukul : 15:57 WIB
Surabaya
--°C

Masalah Pengeras Suara Masjid Masih Menuai Pro dan Kontra

JAKARTA-KEMPALAN: Analogi pengeras suara dan gonggongan anjing yang disampaikan Yaqut Cholil Qumas, Menteri Agama, masih menuai kontroversi hingga sekarang. Banyak politisi yang menanggapi dengan berbagai cara.

Habiburokhman, Wakil Ketua Umum Gerindra menyikapi dengan mengeluarkan prakarsa untuk menggelar lomba azan bagi penduduk Jakarta Timur dengan hadiah jutaan rupiah. Ia yakin, Menag bermaksud baik ketika mengeluarkan surat edaran.

“Namun, setahu saya tanpa ada aturan detail soal pengeras suara masjid, selama ini para muazin maupun para pengurus masjid tidak mungkin sengaja mengeraskan volume pengeras suara untuk mengganggu siapa pun,” ujarnya seperti yang dikutip Kempalan dari JPNN.

Politisi Gerindra itu meyakini azan yang merdu tidak akan mengganggu siapapun, maka dari itu dirinya membuat lomba azan se-Jaktim.

BACA JUGA: Bandingkan Gonggongan Anjing dengan Suara Azan, Berikut Klarifikasinya

Sementara itu, Sudirman, Anggota DPD RI asal Aceh menyarankan Yaqut untuk mengundurkan diri dari jabatannya menyusul kontroversi kebijakan dan ucapan Menag terkait pengeras suara masjid dan musala.

Ia merasa, mundur dari jabatan lebih terhormat ketimbang diberhentikan secara tidak hormat seraya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menunggu sikap serta keputusan Presiden terkait polemik tersebut.

BACA JUGA: Permasalahan SE Menag tentang Pengeras Suara, Berikut Tanggapan Sejumlah Tokoh dan Organisasi

Melalui akun Twitternya, Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimim Iskandar menyampaikan bahwa permasalahan pengeras suara adalah kearifan lokal, pemerintah tidak perlu mengatur. “Cabut aja aturan-aturan yang gak perlu,” tulis Cak Imin, sapaan akrab Ketua PKB itu.

Melansir Kompas, Edi Rusdi Kamtono, Wali Kota Pontianak mengatakan bahwa suara adzan yang dikumandangkan keras tetap harus diatur kualitas suaranya melalui pengeras suara agar lebih baik dan tepat waktu. Menurutnya, kotanya tidak pernah ada masalah tentang pengeras suara. (JPNN/Warta Ekonomi/Kompas, Reza Hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.