INTERNASIONAL-KEMPALAN: Dengan semakin panasnya konflik antara Rusia dengan Ukraina, harga minyak di dunia pada pasar hari ini nyaris menyentuh US$ 100/Barel.
Rusia merupakan pemasok minyak terbesar di Eropa dan bahkan urutan kedua di dunia yang kemudian mengakibatkan harga minyak meninggi jika terjadi permasalahan dengan Rusia.
Terlebih lagi dengan adanya ancaman sanksi dari AS dan sekutunya serta Uni Eropa kepada Rusia, tindakan tersebut kemudian membuat harga minyak menjadi bertambah sangat tinggi.
Melansir dari AFP, pada Selasa (22/2), harga minyak Brent North Sea sempat menyentuh harga US$ 99,5/Barel.
Harga tersebut kemudian merupakan harga minyak tertinggi selama tujuh tahun terakhir.
Kemudian harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga menyentuh rekor selama tujuh tahun terakhir dengan harga US$ 96/Barel dan sempat turun ke US$ 92,35/Barel.
“Krisis yang makin sengit antara Rusia dengan Ukraina kemudian telah membuat banyak kekhawatiran akan adanya gangguan pasokan minyak dari Rusia yang merupakan eksportir minyak terbesar kedua di dunia” ucap Victoria yang merupakan Kepala Investasi dari Interactive Investor.
Seorang Menteri Senior Britania Raya mengatakan bahwa Invasi Rusia ke Ukraina pada saat ini telah menciptakan situasi yang hampir sama parahnya dengan krisis Rudal Kuba pada tahun 1962 silam.
Krisis Rudal Kuba merupakan situasi konfrontasi antara AS dan Uni Soviet yang hampir membawa dunia ke Perang Nuklir.
Situasi pada saat ini antara Rusia-Ukraina menjadi semakin panas setelah beberapa waktu silam, Rusia mengakui kemerdekaan dari daerah separatis.
(Muhamad Nurilham, AFP/CNBC)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi