Sabtu, 30 Mei 2026, pukul : 11:42 WIB
Surabaya
--°C

Survei Jahitan

Partai opisisi tentu saja ada di seberang partai-partai pemandu sorak. Gila! Seru Andi Arif dari Partai Demokrat. Hasil survei ini dianggapnya ‘’gila’’, tapi itulah data yang diperoleh dari metodologi ilmu sosial. Tapi, politik tidak sekadar bermodal data dan survei. Ada insting dan pengalaman. Turunlah ke bawah, tanyakan langsung kepada rakyat. Berdialoglah dari mulut ke hati kepada rakyat, pasti akan ketahuan bahwa rakyat tidak sedang baik-baik saja.

Andi Arif masih terlalu sopan untuk tidak menuduh survei itu pesanan sponsor yang dibuat dan dirilis sesuai order. Seperti tukang jahit yang lagi sepi order, pesanan itu digarap cepat-cepat sesuai dengan pesanan.

Sebagai politisi senior Andi Arif pasti mafhum, ada banyak jenis survei politik. Ada survei independen–biasanya hasilnya tidak dipublikasikan—dan ada survei ala tukang jahit yang digarap berdasarkan pesanan, dan ukurannya dibikin pas untuk pemesan supaya kelihatan gagah. ‘’Political Tailoring’’, tukang jahit politik, begitulah istilah kerennya.

BACA JUGA  Misi Emas Porprov X: Skuad Voli Putra Surabaya Mulai Terbentuk

PKS (Partai Keadilan Sejahtera), yang selama ini paling kencang mengritik Jokowi, mengatakan bahwa rakyat Indonesia memang pemaaf kepada pemimpinnya. Survei ini bisa tinggi karena rakyat Indonesia pemaaf. Mungkin PKS juga ikut curiga bahwa survei ini adalah survei jahitan. Salah satu indikasinya survei diambil sebelum muncul krisis JHT (jaminan hari tua) yang membuat para buruh meradang. Kalau survei dilakukan setelah muncul kasus JHT, bisa jadi hasilnya akan lain.

Tapi, hampir bersamaan dengan pengumuman hasil survei, Presiden Jokowi sudah memanggil menteri tenaga kerja dan memerintahkan supaya aturan JHT direvisi. Ini merupakan eufimisme dari kata dibatalkan. Buruh menuntut aturan JHT dicabut, tapi menteri tenaga kerja keukeuh dengan pendapatnya. Alasannya tuntutan pencabutan itu tidak sepenuhnya aspirasi buruh.

BACA JUGA  Iduladha 1447 H: Unesa Putar Balik Tradisi Kurban, Prioritas Mutlak Wong Cilik dan Mahasiswa Rantau

BACA JUGA: Kotak Amal

Katanya, banyak organisasi buruh yang mendukung program JHT. Beberapa organisasi buruh yang mendukung pun sudah bertemu dengan menteri tenaga kerja. Karena itu aturan ini tidak akan dicabut serta merta.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.