Sabtu, 30 Mei 2026, pukul : 11:43 WIB
Surabaya
--°C

Survei Jahitan

Survei tersebut digelar pada 17-30 Januari 2022 melalui wawancara tatap muka. Survei melibatkan 1.200 orang responden yang dipilih secara acak dengan pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi di Indonesia

Tingkat kepercayaan survei ini 95% dengan margin of error plus minus 2,8 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Lembaga survei itu menyatakan kesalahan di luar pemilahan sampel dimungkinkan terjadi

Berdasarkan hasil survei itu tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah meningkat dibanding Oktober 2021. Pada Oktober 2021, tingkat kepuasan publik berada pada angka 66,4 persen. Sementara pada Januari 2022, tingkat kepuasan publik berada di angka 73,9 persen. Jumlah responden yang tidak puas juga turun dari 33,6 persen pada Oktober 2021 menjadi 26,1 persen pada Januari 2022.

BACA JUGA  Iduladha 1447 H: Unesa Putar Balik Tradisi Kurban, Prioritas Mutlak Wong Cilik dan Mahasiswa Rantau

Partai pendukung tentu saja gembira ria dengan hasil survei ini. Kepuasan rakyat ini menjadi modal penting bagi pemerintah Jokowi-Ma’ruf untuk pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). Hasil survei ini menjadi legitimasi bagi Jokowi yang tahun ini akan memimpin presidensi G-20.

BACA JUGA: Bodoh

Bagi PDI Perjuangan, tingginya tingkat kepuasan yang tinggi di segala bidang menjadi modal sosial penting yang memperkokoh legitimasi kepemimpinan Presiden Jokowi untuk dapat menjalankan program strategisnya dengan kecepatan tinggi seperti mengatasi pandemi, meningkatkan kesejahteraan rakyat, mendorong kemajuan bangsa, dan juga upayanya untuk memindahkan ibukota negara ke Kalimantan, serta memastikan keberhasilan Indonesia di dalam presidensi G-20 dan Pemilu tahun 2024 yang akan datang. Begitu rilis resmi PDIP.

BACA JUGA  Persi Jatim Ajak Tenaga Kesehatan Berkreasi dalam Lomba Bola Voli Mix dan Vokal Group

PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) tidak ketinggalan ikut menjadi cheerleader, pemandu sorak. Kalau Jokowi ikut pilpres sekarang akan terpilih lagi. Begitu kata PKB. Mungkin partai ini termasuk pendukung Jokowi tiga periode, atau paling tidak ikut kampanye 2024 Ikut Jokowi, karena ketua umum PKB Muhaimin Iskandar sudah bergerilya ke kantong-kantong NU (Nahdlatul Ulama) minta dukungan untuk ‘’nyapres’’ pada 2024. Siapa tahu, dengan ikut menjadi cheerleader Jokowi akan senang dan merestui Muhaimin Iskandar menyapres.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.