GRESIK- KEMPALAN : Sesuai manual liga 3, sebelum menjalani pertandingan seluruh pemain, pelatih, official menjalani swab antigen yang difasilitasi panitia, termasuk perangkat pertandingan. Hasilnya waaow.. 10 pemain Perseden Denpasar Bali terkonfirmasi positif Covid 19. Jumlah tersebut di tambah swab antigen sebelumnya yakni 7 pemain dan official sehingga total ada 17 pemain dan official Perseden terkonfirmasi Covid 19.
Ketua panitia Muhamad Syamsud Dluha mengatakan dari hasil swab antigen yang di difasilitasi paniti yang tanpa gejala (OTG) mereka melakukan isolasi mandiri di hotel. Sedangkan yang bergejala isolasi di rumah sakit.
“Dari hasil swab antigen terdeteksi ada 10 pemain dan official dari Perseden yang terkonfirmasi positif Covid 19 baik itu yang OTG maupun bergejala. Kini mereka sudah melakukan isolasi baik mandiri maupun ke rumah sakit,” jelas ketua panitia.
Syamsud Dluha menambahkan semua kejadian di group I ini sudah di laporkan ke PSSI pusat. Soal keputusannya seperti apa ia menyerahkan sepenuhnya ke PSSI. Jadi untuk sementara laga perseden vs Gresik United di tunda.
Sementara itu Panitia Disiplin (Pandis) PSSI yang di tugasi di group I dan J Samiaji Makin Rahmat saat dikonfirmasi terkait masalah ini lewat selulernya sedang tidak aktif.

Sejatinya Perseden Denpasar Bali pada hari ini Rabu (08/02) akan melakoni match day ke empat group I versus Gresik United atau laga keduanya. Akan tetapi pertandingan ini terpaksa di tunda sampai ada keputusan dari PSSI.
Sementara Manajer Gresik United Thoriqi Fajrin saat di konfirmasi kempalan mengaku tidak bisa berbuat banyak. Karena ini menyakut keselamatan pemain.
” Sebenarnya Gresik United rugi dalam kejadian tersebut. Sebab timnya sudah siap tanding,” jelas menejer Milenial GU ini.
Meski demikian ia bersama pengurus akan mempelajari secara detail tentang kejadian ini di manual liganya. Apakah ini sesuai aturan atau ada celah yang bisa dimanfaatkan untuk GU untuk menuntut hak di laga tersebut.
” Saya bersama tim pelatih dan pengurus untuk mempelajari secara detail masalah tersebut. Jika ada celah akan dimanfaatkan GU untuk menuntut haknya,” terang pria yang akrab disapa kaji Ricky ini.
Ia mencontohkan persebaya Liga 1 di mana beberapa pemain persebaya terkonfirmasi positif, tapi Persebaya tetap main dengan pemain seadanya. Soal hasil itu risiko. (Ambari Taufiq)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi