GRESIK-KEMPALAN: Nama Ainun Nadjib seorang ahli IT asal Dusun Ganggang, Desa Klotok, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, menjadi perbincangan jutaan orang di Indonesia setelah Presiden RI Jokowi menyebutnya saat memberikan amanah dan arahan pada acara Harlah NU ke-46 di Balikpapan, pada Senin (31/1/2022).
Dalam sambutan dan arahan Presiden RI Jokowi menyampaikan keinginannya agar anak muda bernama Ainun Nadjib yang kini bekerja sebagai ahli IT di salah satu perusahaan ternama di Singapura itu berkarya di Indonesia. Ainun Nadjib sendiri merupakan anak sulung dari pasangan Abdul Rozak dan Rustinah.
Abdul Rozak, ayah Ainun Nadjib menceritakan jika sejak kecil putra sulungnya tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda punya prestasinya di dunia pendidikan. Ainun kecil yang saat itu menempuh pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islamiyah Ganggang, Balongpanggang, Gresik, selalu mendapatkan rangking.
“Anaknya memang suka baca buku sejak kecil,” kata sang ayah Abdul Rozak.
Setelah lulus Madrasah Ibtidaiyah, Ainun melanjutkan penpidikan di SMP Negeri 1 Balongpanggang Gresik. Setelah lulus dari SMPN Balongpanggang, Ainun melanjutkan pendidikannya di SMA Negeri 5 Surabaya. Setelah lulus dari SMAN 5, Ainun meneruskan kuliah di Nanyang Technological University (NTU) Singapura.
Selama masih kuliah Ainun kerap memperoleh Sedang penghargaan honorable mention bersama tim Indonesia, diajang Olimpiade Informatika Asia Pasifik 2003.
Abdul Rozak mengungkapkan saat kuliah anaknya yang sangat tertarik dengan dunia informatika itu kemudian memilih jurusan Teknik Komputer. Semasa menjadi mahasiswa Ainun pernah menjuarai Kontes Pemrograman Perguruan Tinggi Internasional, yang dikenal sebagai ACM ICPC di Teheran, Iran, tahun 2006-2007.
Abdul Rozak menceritakan jika semasa masih duduk di SMP kelas 1 anaknya tersebut pernah bilang kepadanya jika ingin bisa langsung naik ke kelas 3. Hal itu dikarenakan Ainun Nadjib merasa sudah bisa dengan pelajaran yang diberikan di kelas 1.
“Saat itu saya menyarankan agar ia tetap menjalani level pendidikan seperti pada umumnya,” kenangnya.
Abdul Rozak juga mengungkapkan jika anaknya ini selain memiliki kecerdasan tinggi, juga gemar melakukan puasa daud, yakni sehari puasa sehari lagi tidak puasa dalam kurun waktu yang lama. Tidak hanya itu saja ia juga sangat rajin menjalankan shalat malam dan tahajud.

“Sejak kecil sudah senang tirakat, puasa daud dan tahajud,” beber sang ayah Abdul Rozak.
Tak memungkiri Abdul Rozak beserta istrinya sangat bahagia dan bersyukur atas capaian anak sulungnya yang lahir pada 20 Oktober 1985 itu. Ia juga mengaku bangga saat anaknya diminta Presiden Jokowi agar bisa kembali dan berkarya di Indonesia. Meski begitu ia menyerahkan keputusan tersebut sepenuhnya kepada Ainun Nadjib.
“Soal itu saya serahkan sepenuhnya kepada Ainun. Dia yang lebih tahu mana yang terbaik untuk diri dan keluarganya,” ujarnya.
Sebagai informasi tambahan Ainun Nadjib saat ini tinggal di Singapura bersama istri dan 3 anaknya. Ia bekerja sebagai software engineer di salah satu perusahaan IT ternama di negara tersebut. Ia juga pernah menjadi inisiator KawalCovid-19 dan KawalPemilu 2019. Atas prestasinya itulah Jokowi kemudian menginginkan pria asal Ganggang, Klotok, Balongpanggang Gresik itu kembali pulang dan berkarya di tanah air Indonesia. (Ambari Taufiq)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi