Senin, 22 Juni 2026, pukul : 10:36 WIB
Surabaya
--°C

Man of the Year

Nelson Mandela mewakili politik pribumi yang berjuang melawan rasisme rezim apartheid kulit putih. Imam Khomeini mewakili gerakan Islam politik yang menjadi satu-satunya kekuatan yang bisa melawan rezim boneka yang disetir oleh Amerika Serikat. Corry Aquino menjadi simbol arus gerakan oposisi rakyat yang sudah puluhan ditekan oleh rezim otoriter Ferdinand Marcos.

Mandela dibui selama 27 tahun. Khomeini mengasingkan diri ke Prancis. Suami Corry Aquino, Benigno Aquino tewas ditembak oleh polisi rahasia Marcos. Persekusi terhadap gerakan oposisi itu menghasilan kedutan pegas yang masif dan melahirkan ‘’people power’’ yang berhasil menumbangkan rezim otoriter.

Gerakan oposisi di berbagai negara mempuyai pola yang berbeda-beda, tetapi semuanya mempunyai benang biru yang sama. Pada akhirnya, semua upaya pemberangusan dengan pemenjaraan justru akan menjadi tambahan daya kejut yang membuat pegas memantul lebih keras dan bertenaga.

BACA JUGA  Sengit Layaknya PON, Kecamatan Sidoarjo Juara Umum Akuatik PORKAB 2026

Penobatan MOTY 2021 tentu dipandang dengan picingan mata oleh lawan-lawan politik HRS. Beberapa kalangan mungkin menganggapnya tidak punya efek apa pun. Tetapi, setidaknya penobatan ini bisa mengisi kekosongan psyche publik, yang diam-diam merindukan tokoh yang berani bersikap kritis terhadap kekuasaan. (*)

Editor: Freddy Mutiara

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.