NIAMEY-KEMPALAN: Sekiranya 69 orang, termasuk wali kota setempat meninggal dalam serangan di Niger. Kejadian tersebut bertempat di zona segitiga perbatasan antara negara Niger, Burkina Faso dan Mali. Informasi tersebut telah divalidasi oleh Kementerian Dalam Negeri Niger bahwa jumlah orang meninggal termasuk wali kota merupakan benar adanya.
Serangan tersebut berlektak di Desa Adab-Dab, sebuah desa sekitar 55 KM dari kota terbesar di Barat Niger yaitu Tilaberi. Serangan tersebut telah terjadi sejak Selasa (2/11), namun pemerintah baru membuka permasalahan tersebut ke publik pada Kamis (4/11).
“Wali kota dari masyarakat Banibangou, ketika melakukan kunjungan sebagai delegasi kotanya, tiba-tiba diserang oleh bandit yang tidak dikenal” ucap Menteri Dalam Negeri Niger.
“Dari serangan tersebut, diantaranya—69 orang meninggal termasuk wali kota di dalamnya. Namun terdapat 15 orang yang berhasil selamat dari serangan tersebut” ucap tambah menterinya.
Hingga saat ini, pemerintah setempat sedang mencari pelaku dari serangan tersebut. Pemerintah setempat telah mengumumkan pencarian nasional pada Jumat (5/11).
Meskipun hingga saat ini belum dapat diketahui siapa pelakunya, namun dari sumber lokal yang ada, disebutkan bahwa terdapat pasukan menggunakan motor roda dua yang bersenjata berat kemudian menyerang. Pasukan tersebut berasal dari ISGS (Islamic State in the Greater Sahara).
Salah satu sumber lainnya juga mengatakan bahwa target serangan tersebut merupakan kelompok anti-jihadis yang bernama Vigilance Committees yang dikepalai oleh wali kota Banibangou.
Oleh karena itu, sejauh ini, bisa dikatakan bahwa serangan tersebut dilakukan oleh kelompok jihadis.
(France24, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi