Menu

Mode Gelap

kempalanmanca · 28 Okt 2021 00:33 WIB ·

ISIS Lakukan Serangan di Irak, 11 Warga Sipil Menjadi Korban Jiwa


					Ilustrasi ISIS-VOI Perbesar

Ilustrasi ISIS-VOI

BAGHDAD-KEMPALAN: Mengutip dari Aljazeera, sekiranya 11 orang meninggal dan lainnya terluka dalam serangan ISIS di sebuah desa di provinsi Diyala, Irak.

Dalam serangan tersebut, ISIS menargetkan warga sipil yang tidak berdaya di desa Al-Hawasha, dekat dengan kota Muqdadiya. Komando Operasi setempat dan polisi setempat mengatakan bahwa pihak ISIS melakukan serangan dengan menggunakan beberapa senjata dan senjata laras panjang.

Kemudian mengutip dari Associated Press Agency, dikatakan bahwa sebelumnya, pihak ISIS menawan dua orang warga sipil di desa tersebut dan kemudian secara cepat menyerang dan menyergap desa tersebut serta meminta barang-barang berharga yang ada. Kemudian juga dari semua korban jiwa dan korban luka, semuanya merupakan warga sipil biasa.

Presiden Irak, Barham Salih mengatakan dalam cuitannya di Twitter bahwa tindakan serangan oleh ISIS tersebut merupakan salah satu upaya untuk mencoba menggangu stabilitas di Irak. Kemudian ia mengatakan bahwa Irak pada saat ini akan menambah dan memperketat keamanan di negaranya. Ia juga memberikan sebuah saran bahwa dunia internasional jangan menganggap remeh ancaman oleh ISIS.

Serangan yang dilakukan pada saat ini sudah lama tidak terjadi karena sebelumnya ISIS terkalahkan pada tahun 2017. ISIS mengalami kekalahan yang sangat masif, namun bukan berarti semuanya telah usai. ISIS masih hidup dan aktif di beberapa kawasan.

PBB dalam laporannya pada awal tahun mengatakan bahwa sekiranya terdapat sekitar 10,000 anggota ISIS yang masih aktif di Irak dan Suriah. Semua anggota tersebut dikatakan masih aktif melakukan operasinya yang terkadang memberikan teror di pos keamanan, pusat pengisian bahan bakar dan infrastruktur umum lainnya.

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Ukraina Sebut ada Upaya Kudeta, Rusia Terlibat Dibaliknya

28 November 2021 - 13:24 WIB

Presiden Zelensky-BBC

Varian Omicron Sudah Masuk ke Beberapa Negara Eropa

28 November 2021 - 13:02 WIB

Ilustrasi COVID-19 di Britania Raya-AAtR

WHO Sebut Varian Baru COVID yaitu Omicron Sebagai Kekhawatiran Baru

28 November 2021 - 12:41 WIB

Varian baru COVID-19 yaitu Omicron-DW

Terlalu Nyaman Lockdown, Taiwan Ragu untuk Buka Diri ke Dunia Internasional

28 November 2021 - 12:19 WIB

Ilustrasi COVID-19 di Taiwan-TEMPO

Laos Berharap Ekonomi Bertumbuh dari Rel Kereta buatan Tiongkok

28 November 2021 - 11:54 WIB

Kereta Tiongkok-Laos-InfrastructureReview

Nicolas Maduro Kunjungi Kuba untuk Rayakan Kematian Fidel Castro

26 November 2021 - 17:13 WIB

Nicolas Maduro-CNN
Trending di kempalanmanca