DAMASKUS-KEMPALAN: 5 pasukan militer Suriah meninggal dan 20 luka-luka dari adanya serangan roket pada bus yang mengangkut pasukan militer di Timur Suriah.
Serangan tersebut terjadi pada Minggu (2/1) dengan perkiraan pada jam 7 malam waktu setempat.
Berdasarkan laporan media nasional Suriah pada Senin (3/1), disebutkan bahwa kendaraan miiliter yang berada di kawasan Badia, Suriah bagian timur diserang dengan menggunakan roket yang kemudian disusul dengan menggunakan peluru artileri oleh ISIL.
ISIL merupakan organisasi teroris yang berupaya mendirikan kekhalifahan Islam di bagian Suriah dan Irak pada tahun 2014.
Kemudian pada tahun 2019, ISIL kehilangan semua teritorinya, namun mereka masih ada.
ISIL masih melakukan serangan insurjensi di kedua negara tersebut yaitu Suriah dan Irak.
Serangan yang dilakukan ISIL adalah dengan melakukan serangan hit-n-run dari tempat bersembunyinya di padang pasir yang berada di perbatasan Irak.
Beberapa waktu silam, pada pertengahan Desember, pasukan Kurdis yang dibelakangi oleh AS mengatakan bahwa mereka telah membunuh lima orang yang didugan menjadi bagian dari ISIL.
Serangan tersebut merupakan operasi militer udara dengan nama Deir Azzor.
Syrian Democratif Force, yang merupakan kelompok pembasmi ISIL yang dibelakangi oleh AS dan pasukan Kurdis masih sering melakukan tindakan pembasmian ISIL.
Pasukan tersebut juga secara tidak resmi menempati bagian Tenggara Suriah.
(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi