TEL AVIV-KEMPALAN: Melansir dari Aljazeera, telah terjadi serangan udara yang dilakukan oleh Israel ke Pelabuhan Latakia di Suriah untuk kedua kalinya pada bulan ini. Sejauh ini berdasarkan laporan yang ada, tidak ada korban jiwa, namun terjadi kerusakan material yang sangat besar.
Pelabuhan Latakia yang ada di Suriah merupakan pelabuhan utama yang dimiliki negara tersebut dan menjadi gerbang utama keluar-masuknya barang dan lainnya.
“Sekitar jam 3.21 Pagi waktu setempat, pihak pasukan militer Israel melancarkan serangan agresi dengan menggunakan beberapa misil yang diarahkan ke pelabuhan Latakia. Tujuannya adalah kepada kontainer-kontainer yang ada di pelabuhan tersebut” isi salah satu berita dari media nasional Suriah yaitu SANA.
Media Sana juga memberikan tayangan langsung di berita liputannya yang kemudian dapat dilihat api masih menyala dan asap mengepul sangat besar yang berasal dari kontainer yang terbakar.
Tidak lama setelah terjadinya serangan tersebut, pemerintah Suriah mengerahkan semua pihak yang akan membantu untuk menghentikan api tersebut yang menyala hingga ke gudang pelabuhan.
Tidak hanya mengenai kontainer, misil yang dilontarkan oleh pasukan miltier Israel juga merusak pintu gerbang di Rumah Sakit sekitar dan merusak beberapa rumah warga serta pertokoan yang ada.
Hingga saat ini, belum ada laporan adanya korban jiwa dari serangan misil oleh pasukan militer Israel tersebut.
Menurut salah satu media lokal Suriah yaitu Al-Ikhbariyah, disebutkan bahwa ledakan yang ada dapat terdengar di kota Tartus yang memiliki jarak 80km dari tempat kejadian tersebut.
(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi