KYIV-KEMPALAN: Setidaknya 52 orang meninggal dan ratusan luka-luka karena serangan rudal yang mengenai stasiun di Kramatorsk, Timur Ukraina.

Kepala Perusahaan Kereta Api Ukraina yaitu Oleksandr Kamyshin menyebutkan bahwa serangan tersebut menargetkan infrastruktur dan warga sipil Kramatorsk.
Berdasarkan pernyataan dari Gubernur Donetsk yaitu Pavlo Kyrylenko, awalnya hanya 39 orang yang meninggal, namun terdapat tambahan karena beberapa orang meninggal di Rumah Sakit.
Korban luka-luka juga disebutkan sedang berada dalam keadaan yang kritis.
Pihak Ukraina menuduh Rusia melakukan serangan tersebut dengan menembakkan dua rudal.
Namun, pihak Rusia menolak adanya tuduhan tersebut.
“Semua pernyataan dari rezim nasionalis Ukraina mengenai serangan rudal tersebut merupakan sebuah tindakan provokatif dan tidak benar adanya” ucap Kementerian Pertahanan Rusia.
Jurnalis dari media AFP mengatakan bahwa ia secara langsung melihat sekitar 20 tubuh korban yang tergeletak.

Empat mobil di sekitar stasiun juga meledak karena terkena rudal tersebut.
(Muhamad Nurilham, Aljazeera)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi