Senin, 11 Mei 2026, pukul : 00:31 WIB
Surabaya
--°C

Resmi Balik ke Barcelona, Seberapa Bagus Xavi Hernandez sebagai Pelatih?

BARCELONA-KEMPALAN: Kembalinya Xavi Hernandez ke Barcelona adalah momen yang sangat mengharukan dan penuh makna.

Untuk sebuah klub yang tampaknya telah kehilangan identitasnya, kembalinya Xavi, seorang legenda yang telah mempersembahkan berbagai gelar pada klub, memang membawa banyak harapan.

Jika Lionel Messi adalah tuhan di Camp Nou, maka Xavi adalah seorang malaikat, yang selalu menjadi pendukung paling vokal dari kesuksesan Messi di Barcelona.

Dia juga telah lama terasah di bawah Pep Guardiola.

Semua orang di Barcelona tahu bagaimana Xavi bermain di lapangan. Sebagai seorang pemain, Xavi adalah gelandang dengan umpan serta penguasa bola yang sangat baik.

Namun, mungkin hanya sedikit penggemar yang mengetahui seperti apa tim yang Xavi latih sebenarnya, selama dua tahun terakhir, ia bertanggung jawab sebagai pelatih di klub asal Qatar, Al Sadd. Lantas seberapa bagus Xavi sebagai pelatih?

Bjarki Mar Olafsson tahu banyak soal bagaimana metode Xavi dalam melatih. Dia adalah kepala analisis pertandingan untuk klub Al Arabi di Qatar Stars League. Pada bulan Desember, saat tim Xavi mengalahkan Al Arabi di final Piala Emir Qatar. Olafsson melakukan analisis pada lagai itu.

“Saya telah di sini menganalisis dan membedah Al Sadd sejak dia(Xavi) mengambil alih.” katanya kepada Sky Sports.

“Saya telah menghabiskan banyak waktu untuk menonton timnya dan gaya bermainnya, banyak orang tidak benar-benar menyadari apa yang telah dia lakukan di Al Sadd.” tambahnya.

“Saya pikir itu adalah penyederhanaan besar untuk mengatakan bahwa Xavi hanya menerapkan sepak bola tiki-taka, tidak apa yang dia lakukan lebih inovatif dan sangat menarik dalam hal gaya permainannya.” tambah Olafsson

Xavi menandatangani kontrak dengan Al Sadd pada 2015, menghabiskan empat musim bersama klub sebagai pemain sebelum mengambil alih sebagai pelatih. Selama masa kepelatihannya, permainan tim berkembang pesat.

“Saya tidak akan mengatakan bahwa mereka adalah tim low-block defensif.” kata kepala analisis pertandingan klub Al Arabi itu.

“Sebelumnya Al Sadd sebelumnya adalah tim yang sangat bergantung pada kualitas individu untuk membuat perbedaan. Segera setelah Xavi mengambil alih, dia merubah semuanya menjadi kolektivisme.” tambah Olafsson

“Di Al Sadd, dia memiliki pemain terbaik. Tapi dia mampu mengeluarkan kolektivisme di semua fase permainan dan membuat tim bekerja sama. Dia bisa mengeluarkan yang terbaik dari setiap pemain dan memanen kualitas setiap pemain. bekerja untuk tim. Saya sangat menyukainya.” tambahnya.

“Anda tahu bagaimana ketika seseorang bertransisi dari ruang ganti menjadi pelatih. Dia harus membuat banyak keputusan sulit, tetapi apa yang bisa dia lakukan adalah menciptakan unit dan mengelola grup dengan sangat baik. Sungguh fantastis untuk melihat itu.” tambah kepala analisis pertandingan klub Al Arabi itu.

Musim lalu, mereka memenangkan gelar dengan 13 poin di atas peringkat kedua, mencetak gol terbanyak, kebobolan paling sedikit, dan juga tak terkalahkan sepanjang musim. Mereka juga memenangkan kedua kompetisi piala lainnya.

“Al Sadd telah berubah dari tim yang kuat menjadi tim yang sangat kuat.” tutup Olafsson. (Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.