MEXICO CITY-KEMPALAN: Selama ini salah satu tugas Sergio Perez di dalam tim Red Bull Racing Honda adalah menjadi “benteng” di belakang Max Verstappen. Terutama dari kejaran pembalap Mercedes AMG Petronas Lewis Hamilton.
Seperti yang dilakukan Perez dalam GP AS di Circuit of the Americas (COTA), 24 Oktober lalu. Ketika itu Verstappen yang mampu menuntaskan balapan sebagai pemenang. Sementara Perez di posisi ketiga.
Tapi, apa jadinya jika panggilan “team order” tersebut harus diaplikasikan dalam GP Meksiko di Autodromo Hermanos Rodriguez, Mexico City akhir pekan ini? Itu yang akan dirasakan Perez di depan publiknya sendiri, Meksiko.
Perez merupakan pembalap dari Meksiko. Memenangi balapan di Mexico City bakal jadi momen terindahnya selama sedekade berkarir di balapan jet darat itu. Selama ini, mentok Checo (julukan Perez) finis di posisi ketujuh GP Meksiko.
Makanya, “kepulangan” kali ini bisa jadi momentum yang pas baginya. ’’Situasinya rumit,’’ kata Perez yang dilahirkan di Guadalajara, 31 tahun yang lalu. Rumit, karena Perez berambisi meraih gelar juara setelah dua seri naik podium yang ketiga.
Di sisi lain, Mad Max (julukan Verstappen) juga dituntut untuk mempertahankan trennya berdiri di podium teratas dalam lima seri balapan terakhir musim ini. Selisihnya dengan Hamilton masih 12 angka.
Verstappen di posisi teratas dengan koleksi poin 287,5. Sementara itu, Hamilton yang satu setrip di bawahnya mengumpulkan 275,5 poin. Gagal finis di podium dan membiarkan Hamilton tetap merengkuh podium di GP Meksiko, maka Verstappen terancam tergusur dari posisi puncak.
Dalam wawancara kepada Autosport, Perez berharap team order seharusnya melihat situasi yang tersaji di lintasan balapan. ’’Pada akhirnya, kami adalah pembalap yang bekerja sebagai sebuah tim dan fokus utamanya adalah pada tim,’’ sebut pembalap jebolan Ferrari Driver Academy pada 2012 itu.
Menurut Perez, keputusan team order tidak bisa diputuskan sebelum balapan Minggu digulirkan. ’’Itulah indahnya balapan. Keputusan dibuat dalam hitungan detik sekalipun itu rumit,’’ tambah Perez.

Team Principal Red Bull Helmut Marko pun sudah konfiden dengan hasil yang dicapai pilotnya di Mexico City. Tanpa menyebutkan apakah Perez dituntut mengalah kepada Verstappen di sana. ’’Kami berharap keduanya (Verstappen-Perez) akan finis 1-2,’’ koar Marko. (Racing News 365, Yunita Mega Pratiwi).

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi