Rabu, 13 Mei 2026, pukul : 04:41 WIB
Surabaya
--°C

Hebat! Desa Wedani Cerme Gresik Jadi Desa Devisa Kelima Se-Indonesia

GRESIK-KEMPALAN: Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik memiliki potensi yang luar biasa sebagai Desa produsen sarung tenun berkualitas. Wedani Sebagai salah satu desa di Gresik yang memiliki julukan Desa Tenun tersebut telah banyak dikenal berbagai kalangan masyarakat sebagai desa penghasil kain sarung tenun dengan berbagai motif.

Dengan 60 pengrajin, Desa Wedani mampu menyerap 1.500 tenaga kerja dengan kemampuan produksi masing-masing pengerajin sebanyak 200 lembar sarung tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin). Atas capaian ini, Pemerintah dan LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) menjadikan Desa Wedani sebagai Desa Devisa di Kabupaten Gresik.

Desa Wedani merupakan desa ke lima yang menjadi desa Devisa di seluruh Indonesia. Sebelumnya, LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) telah sukses mengorbitkan desa devisa di Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Jembrana Bali, Kabupaten Bantul Yogjakarta dan Kabupaten Subang Jawa Barat.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat menghadiri peresmian Desa Wedani sebagai Desa Devisa, Senin (02/11/2021), mengatakan bahwa produksi sarung tenun Desa Wedani memiliki kualitas yang bagus. Wedani telah memiliki pasar yang cukup luas baik didalam maupun di luar negeri.

“Sampai dengan saat ini, Desa Wedani sudah mengekspor sebanyak dua kali ke negara Saudi Arabia, Ethiopia, Brunei Darussalam dan Malaysia. Kekhasan sarung tenun Wedani dengan berbagai motif seperti Songket Gunung Timbul, Goyor, Corak Liris, Mustamin sangat diminati pasar,” kata Gus Bupati.

Karena potensi yang…

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.