AARHUS-KEMPALAN: Tampil di bawah tekanan publik Denmark, pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mampu mencuri poin pertama dalam semifinal Piala Thomas di Court 1, Ceres Arena, Aarhus (16/10).
The Minions (julukan pasangan Marcus/Kevin) membungkam tuan rumah dengan mengalahkan pasangan ganda putra Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen melalui drama rubber game 21-13, 10-21, dan 21-15.
Pelatih Marcus/Kevin, Herry Iman Pierngadi mengungkap jurus yang dia pakai untuk membekuk pasangan Astrup/Rasmussen. Herry IP menyebut bola-bola panjang yang mampu menyusahkan permainan pasangan Denmark.
’’Saya meminta Marcus/Kevin supaya mengajak lawannya bermain panjang-panjang, karena saat itu saya melihat lawan menyerang dan maju terus,’’ ungkap Koh Herry (sapaan akrab Herry IP), dalam rilis PP PBSI.
Kecolongan saat gim kedua, menurut Herry IP, lebih disebabkan karena lawan mulai mengetahui strategi Marcus/Kevin. ’’Mereka (pasangan Denmark) mengubah strategi, kami pun juga harus mengubah strategi. Yang pasti kemenangan ini karena mereka mempunyai semangat kuat untuk menang,’’ sambung Herry.
Kemenangan The Minions ini pun mampu membangkitkan lagi semangat Hendra Setiawan dkk. Apalagi setelah Anthony Sinisuka Ginting gagal menaklukkan tunggal terbaik Denmark Viktor Axelsen. Ginting keok 9-21, 15-21.
Marcus pun mengakuinya. ’’Kalau kami sampai kalah, dan kami ketinggalan 0-2, maka itu bakal memberatkan beban rekan-rekan lainnya,’’ sebut pebulutangkis kelahiran Jakarta 30 tahun silam itu. ’’Menghadapi tuan rumah selalu tidak mudah, dan selalu berhadapan dengan ramainya support dari pendukungnya,’’ timpal Kevin. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi