AARHUS-KEMPALAN: Pebulutangkis single putri terbaik Indonesia saat ini, Georgia Mariska Tunjung, gagal meneruskan tren sempurnanya. Tampil sebagai pembuka perjuangan tim Uber di Ceres Arena, Aarhus (12/10), dia malah tumbang.
Jorji (sapaan akrab Georgia Mariska) menyerah di tangan pebulutangkis peringkat kelima BWF dari Jepang Akane Yamaguchi dalam dua gim langsung. Dia menyerah dengan skor 7-21 dan 16-21.
’’Saya sudah berupaya keras untuk bisa mengimbangi permainan Akane. Tetapi, harus saya akui, Akane bermain lebih bagus hari ini,’’ ungkap Jorji mengungkapkan di balik noda pertamanya di ajang Piala Uber ini, dikutip dari keterangan resmi PP PBSI.
Saking kelihatannya beda kelas antara Akane dan pebulutangkis asli Wonogiri tersebut, dia sama sekali tak diberi kesempatan mencatat poin oleh Akane sejak gim pertama. Menurutnya, Akane mampu mengendalikan permainannya.
’’Saya sebenarnya lebih suka diajak bermain menyerang. Tapi, Akane sudah bisa memperlambat permainan. Saya pun jadi kurang sabar dan banyak melakukan kesalahan sendiri,’’ sambungnya. Upayanya mengejar ketertinggalan pada gim kedua juga gagal.
Jorji mengaku tidak puas dengan hasil yang sudah dia dapatkan ini. Tapi bukan karena dia kalah. ’’Melainkan lebih ke permainan saya yang tidak bisa keluar dan kurang berkembang,’’ tuturnya. Yang pasti, kekalahan atas Akane sudah menghentikan taji Jorji bagi srikandi Merah Putih.
Maklum, sebelum berhadapan dengan Akane, pebulutangkis 22 tahun itu tidak pernah menelan kekalahan sejak dipecundangi single terbaik Thailand Ratchanok Intanon dalam Babak 16 Besar Olimpiade 2020 di Tokyo, 29 Juli lalu.
Bahkan, di balik kegagalan Indonesia membawa pulang trofi Piala Sudirman, awal Oktober lalu, Jorji masih mencatatkan nilai sempurna. Setelah dia menaklukkan tunggal putri Rusia Anastasiia Shapovalova, Jorji juga mengandaskan perlawanan tunggal putri Malaysia Kisona Selvaduray.
Tuahnya itu pun terus berlanjut dalam Piala Uber kali ini. Dia pun mengandaskan perlawanan tunggal putri Jerman Yvonne Lie dan tunggal putri Prancis Marie Batomene. Keduanya pun keok dalam straight game.
Walaupun menelan kekalahan telak 0-5 dari Jepang, tim Uber Indonesia tetap bisa melangkah ke perempat final. Bedanya, Greysia Polii dkk harus melangkah ke perempat final bukan sebagai pemuncak klasemen Grup A. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi