AARHUS-KEMPALAN: Bak mengikuti jejak Tim Uber Indonesia, Tim Thomas Indonesia pun membongkar salah satu pasangan ganda terbaiknya. Ketika menghadapi Taiwan di court 1, Ceres Arena, Aarhus, Rabu (13/10), pelatih ganda putra “menceraikan” Mohammad Ahsan dari Hendra Setiawan. Ahsan dipasangkan dengan pebulutangkis yang lebih muda darinya, Daniel Mathin.
Itu sama seperti yang dilakukan tim Uber Indonesia saat menjajal duet baru Apriyani Rahayu dan Putri Syaikah ketika mempecundangi tim Uber Prancis 4-1 (11/10). Bedanya, Apri/Putri mampu memenangi pertarungan.

Sementara, pasangan Ahsan/Daniel harus gigit jari setelah ditaklukkan ganda kedua Taiwan Lu Ching-yao/Yang Po-han dalam rubber game. Ahsan/Daniel harus menelan kekalahan 20-22, 21-17, dan 21-23.
Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi pun menceritakan awal terbentuknya pasangan ganda putra barunya ini. Herry IP (panggilan akrabnya) mengungkap, awalnya yang sudah siap main di laga itu adalah pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel.
’’Tetapi, terlalu riskan jika menurunkan Leo/Daniel mengingat pengalaman dan jam terbangnya yang belum kaya,’’ sebut Herry IP dalam keterangan resmi PP PBSI. Penentuan pasangan anyar itu pun baru dilakukan dalam sesi latihan terakhir, Selasa (12/10).
Dia berdiskusi dengan pemain-pemainnya. Lalu, dia meminta Daniel memilih pemain yang bakal menemaninya melawan Taiwan. Saat itu opsinya ada Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan, Ahsan, dan Leo. Sedangkan Kevin Sanjaya Sukamuljo kondisinya kurang fresh.
’’Daniel akhirnya memilih Ahsan. Ya sudah saya putuskan mereka sebagai pasangan kedua. Saat latihan di Pelatnas Cipayung, mereka bisa tampil bagus. Begitu pula di Aarhus kali ini,’’ ungkap Herry IP.

Ahsan secara terpisah mengungkapkan tentang kolaborasinya dengan Daniel. ’’Kami pun saling mendukung dan memberi masukan. Walaupun dia (Daniel) itu junior saya, tetapi dia juga bisa memberi masukan kepada saya,’’ sebut Ahsan yang beda usia 14 tahun dari Daniel itu.
Daniel juga mengakui dia sudah mulai memahami karakter permainan sang senior. Kekalahan di laga menghadapi Taiwan itu mereka anggap bukan sebagai kesalahannya semata. ’’Kami hanya kurang beruntun di poin-poin terakhir,’’ seloroh Ahsan dan Daniel kompak. Lalu, apakah mereka akan berduet lagi berikutnya? (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi