ISTANBUL-KEMPALAN: Grand Prix Turki akhir pekan ini bisa menjadi titik balik rivalitas antara pembalap Mercedes-AMG Petronas Lewis Hamilton dengan pembalap Red Bull Racing Honda Max Verstappen.
Hamilton yang masih kokoh di puncak bisa dikudeta Verstappen dalam balapan Minggu (9/10), di Istanbul Park, Istanbul. Kedua pembalap ini hanya berselisih dua angka. Hamilton mengemas 246,5 poin, Verstappen 244,5 poin.

Hamilton memang jadi yang tercepat dalam dua sesi latihan bebas hari Jumat (8/10). Potensinya bisa mengulangi dalam sesi kualifikasi Sabtu petang (9/10) masih terbuka. Namun, dia harus rela mengawali balapan Minggu dari grid kesepuluh.
Penalti mundur sampai grid kesepuluh itu diperoleh Hamilton setelah Mercedes mengganti salah satu komponen mesin. Penalti ini mengingatkan apa yang didapatkan Verstappen di Sochi pasca insiden tabrakan dengan Hamilton di Monza (12/9).
Billion Dollar Man (julukan Hamilton) konfiden bisa melahap 10 grid di depannya. Seperti yang sudah pernah dilakukan Verstappen di Sochi Autodrom, Sochi, 26 September lalu. ’’Saya punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan pada balapan Minggu. Jadi apapun persoalannya, saya akan coba fokus dengan apa yang terbaik bisa saya dapatkan dari itu,’’ koar Hamilton.
’’Saya harus bisa berada di posisi terdepan untuk membatasi kerugian dan tentu saja saya perlu memahami mobil saya untuk melakukan yang terbaik dalam jangka panjang,’’ tambah pembalap 36 tahun itu tentang alasannya tetap on fire dalam dua FP meski terkena penalti grid kesepuluh.
Pengalaman ketika dia masih bertarung di GP2 pada musim 2006 silam bisa jadi pelajaran untuk Hamilton. Di Istanbul Park ketika itu, Hamilton mampu mengamankan podium kedua setelah dia mengawali balapan dari grid ke-19.
Pengalaman pembalap berkebangsaan Inggris itu sama seperti yang dilakukan Verstappen dalam balapan di Sochi. Bahkan, Verstappen ketika terkena penalti harus memulai balapan dari grid ke-20, grid paling belakang!
Hebatnya, pembalap blasteran Belgia-Belanda tersebut sukses menapak garis finis dengan selisih 53,271 detik di belakang Hamilton. Artinya, Verstappen mampu melahap 18 pembalap di depan dirinya dalam starting grid.

Sebelumnya, Verstappen tak mau berspekulasi terkait posisi akhir Hamilton setelah mengawali balapan dari grid kesepuluh. ’’Yang terpenting saya fokus pada diri saya sendiri dan mencatatkan performa terbaik. Karena, saya takkan bisa mengontrol apa yang akan Mercedes lakukan di akhir balapan,’’ tutur pembalap 24 tahun itu. (The Guardian, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi