SURABAYA-KEMPALAN: Musyawarah Provinsi Perbasi Jatim bakal digelar di Hotel Dafam Pacific Caesar, Kenjeran, Surabaya, November 2021 mendatang. Kendati demikian, siapa yang bakal maju sebagai bakal calon Ketua Umum Pengprov Perbasi Jatim 2021-2025 sudah mulai ramai dibicarakan.
Setidaknya ada dua nama bakal calon yang disebut-sebut punya kans besar. Yakni Vincent Ngai yang sehari-hari dikenal sebagai pengurus klub basket SMA Gloria Surabaya dan mantan manajer tim basket putra Jatim di PON XIX 2016 Jawa Barat (Jabar).
Sedang satunya lagi adalah Evi Ekawati, yang kini menjabat Ketua Umum Pengkot Perbasi Surabaya. Sehari-hari Evi juga dikenal sebagai pengurus Badan Timnas Yunior PP Perbasi.
Vincent dan Evi maju lantaran Ketua Pengprov Perbasi Jatim Dwi Arya Nugraha Oktavianto sudah dua periode memimpin Perbasi Jatim, sehingga tidak bisa mencalonkan lagi.
Kabarnya, Vincent dikabarkan sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon ke panitia pemilih. Sedang Evi masih melihat waktu yang tepat.
Sekadar diketahui, Musprop Perbasi Jatim nanti akan diikuti 38 Pengkab/Pengkot Perbasi di Jatim. Tapi, dari 38 Pengkab/Pengkot itu hanya 33 yang punya hak suara. Sedang lima lainnya tidak punya hak suara karena SK-nya belum disahkan.
Kabarnya, dari 33 Pengkab/Pengkot tersebut, 22 diantaranya mendukung Vincent untuk menjadi Ketua Umum Pengprov Perbasi Jatim masa bhakti 2021-2025. Praktis, hanya tinggal 11 pemilik suara yang tersisa. Padahal, untuk maju sebagai bakal calon Ketua Umum, panitia pemilihan telah memberikan syarat harus didukung minimal 13 Pengkab/Pengkot pemilik suara.
Karena itu, Evi merasa keberatan dan meminta agar syarat dukungan minimum 13 suara bagi yang akan mendaftar sebagai bakal calon ditinjau kembali.
“Saya minta kebijakan agar syarat dukungan suara disamakan dengan sebelumnya, yakni hanya 5 pemilik suara. Tidak 13 pemilik suara,” kata Evi Ekawati.
Next: Pasalnya, menurut Evi…

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi