JAKARTA-KEMPALAN: Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berupaya untuk secara masif melakukan akselerasi pada pengembangan sumber daya manusia. Hal ini difokuskan untuk mencapai target hingga 50 juta masyarakat melek digital di tahun 2024 mendatang.
Johnny G Plate selaku Menteri Kominfo mengatakan, jika pemerintah saat ini memiliki target untuk melakukan upaya pengembangan digitalisasi. Di mana misi tersebut menyasar pada 12,5 juta masyarakat per tahun atau jika diakumulasi hingga tahun 2024 ialah 50 juta penduduk.
“Jumlahnya diharapkan terus meningkat hingga mencapai 100 juta masyarakat pada pemerintahan selanjutnya,” ujar Johnny G Plate dalam keterangan resminya, dikutip dari Suara, pada Kamis (2/9).
Upaya yang dilakukan dalam melakukan pengembangan pada sumber daya manusia yang terinternalisasi literasi digital, yakni dengan menyediakan beasiswa untuk 100.000 per tahun. Beasiswa ini merupakan komitmen yang dicanangkan oleh Kementerian Kominfo dan Digital Talent Scholarship (DTS).
Outputnya tentu sebagai progres dalam memaksimalkan teknologi digital yang variatif dan substantif. Seperti, big data, mesin learning, keamanan siber, hingga pengejawantahan teknologi digital lainnya. Pemerintah akan menjalankan program ini secara kolektif, kolaboratif, dan simultan.
Politisi Partai Nasdem ini memaparkan, pemerintah akan merampungkan pengerjaan Teknologi Informasi Komputer (TIK) dan mengimplementasikan e-government dan e-governance sebagai inovasi digital di era disrupsi seperti sekarang ini.
Kendati demikian, pemerintah juga berupaya dalam memformulasikan masyarakat yang benar-benar mampu mengakomodasi teknologi digital secara keseluruhan. Tujuannya tentu beragam, namun pemerintah ingin agar kemampuan ini dapat dikonversikan dalam eskalasi perekonomian nasional dan konstruksi masyarakat digital (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi