Liga Champios

City Kalah, Pemain mana yang Patut Disalahkan?

  • Whatsapp
Kevin De Bruyne menangis usai ditarik keluar lapangan karena cedera setelah bertabrakan dengan Antonio Rudiger

PORTO-KEMPALAN: Manchester City kembali gagal meraih gelar Liga Champions musim ini usai harus ditekuk rival domestik mereka Chelsea yang menang dengan skor tipis 1-0.

Final yang mempertemukan dua tim asal Inggris itu tersaji di Stadion Do Dragao, Portugal pada Minggu (30/5) dini hari WIB.

Meski menguasai pertandingan dengan lebih dari 60 persen ball possesion, The Citizens hanya mampu mencatatkan satu tembakan shot on target.

Sementara Chelsea yang lebih banyak bertahan malah berhasil mencatatkan dua tembakan shot on target dan mencetak satu gol.

Kekalahan ini tentu tak lepas dari kesalahan-kesalahan dan performa kurang apik dari beberapa pemain. Berikut adalah Rating para pemain City pada pertandingan Final Liga Champions.

Ederson: 6

Ederson memang tak bisa disalahkan atas gol Havertz, tetapi insiden itu bisa saja diakhiri dengan kartu merah untuk penjaga gawang asal Brasil itu karena dia memblok bola dengan lengannya saat berada di luar area penalti.

Kyle Walker: 7

Performa rata-rata, cukup baik, tapi tidak luar biasa. Sempat membantu menciptakan peluang besar bagi Mahrez di awal babak, tetapi kurang membantu setelahnya.

Tak memberikan banyak kontribusi di lini serang, kecuali pada menit-menit akhir pertandingan.

John Stones: 6

Tampak gugup dan berada di posisi yang buruk saat Kai Havertz mencetak gol kemenangan Chelsea. Hanya menjadi penonton di babak kedua dan tak banyak membantu di Lini depan.

Ruben Dias: 6

Membuat beberapa blok penting dan tak ikut membuat kesalahan dalam gol kemenangan Chelsea. Namun, sempat oleh dilewati oleh Werner, beruntung peluang itu tak berbuah gol.

Oleksandr Zinchenko: 4

Bermain buruk. Tak melakukan tekel kritis untuk menghentikan Havertz sejak awal. Umpan Mount mungkin memang cemerlang, tetapi Zinchenko lambat bereaksi dan menutup bahaya, dia bahkan lambat dalam mengejar Havertz saat penyerang Chelsea itu berlari ke arah gawang.

Ilkay Gundogan: 4

Diposisikan di dasar lini tengah City oleh Pep Guardiola, ini merupakan kali keduanya Gundogan bermain di posisi pada musim ini.

Sebuah kejutan di mana Pep tidak memilih untuk menggunakan Rodri maupun Fernandinho di posisi itu sejak awal.

Gelandang asal Jerman itu tidak terlihat nyaman pada posisi itu karena sering terlambat melakukan tekel. Penampilanya sangat kontras dengan Kante yang bermain baik.

Bernardo Silva: 3

Apa rencananya Pep dengan memainkan Silva di posisi ini? Membantu dari sisi kanan-dalam ketika City membangun dari belakang dan menjadi semacam poros ketika Chelsea menguasai bola?

Apapun rencana Pep, Silva jelas tidak mampu menjalankan peran itu dna dia tidak menawarkan perlindungan di lini belakang atau penetrasi di lini depan.

Akhirnya diganti setelah 60 menit tidak efektif karena Guardiola secara efektif mengakui kesalahan seleksi kritisnya.

Riyad Mahrez: 5

Cukup banyak membantu saat City mencoba memecah pertahanan lima orang Chelsea, tetapi sulit lepas saat dijaga secara efektif oleh Chilwell.

Mengingat bahwa Guardiola mengakhiri pertandingan dengan dua penyerang tengah, aneh bahwa dia tidak merotasi sayapnya.

Raheem Sterling: 4

Menang dalam pertarungan melawan Reece James dengan mengesankan, namun selalu gagal mencetak gol.

Sterling dua kali berhasil melewati bek sayap Chelsea itu hanya untuk sentuhan yang buruk dan kehilangan momen untuk mencetak gol.

Phil Foden: 5

Mengecewakan. Ditahan oleh tekel luar biasa Rudiger di babak pertama pada momen emas yang mungkin bisa berbuah gol.

Kevin de Bruyne: 6

Akhir yang menyedihkan dan menyakitkan untuk musim hebat De Bruyne. Meninggalkan lapangan dengan air mata setelah terkena benturan dengan Rudiger.

De Bruyne belum dalam kondisi terbaiknya dan benturan dengan Rudiger harus membuatnya tersingkir dari pertandingan.

Pemain Pengganti

Gabriel Jesus: 6

Masuk menggantikan De Bruyne yang cedera dan menambahkan banyak energi di lini depan, tetapi tidak memberi dampak signifikan.

Fernandinho: 6

Seharusnya bermain sebagai starter.

Sergio Aguero: 5

Tidak memiliki banyak waktu untuk membuat perbedaan.
(Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Berita Terkait