KEMPALAN: PENGGEMAR tanaman hias di Bengkulu dipastikan makin bertambah, meskipun pandemi Covid-19 belum berlalu. “Saya justru berpendapat, mereka makin berani memborong tanaman hias yang harganya ratusan ribu rupiah per batang,” jelas Azmi Helia, Ketua Komunitas Pecinta Tanaman Hias Rejang Lebong (KPTHRL). Organisasi ini berkedudukan di Bengkulu dengan 89 orang anggota.
Beragam Aglaonema, Philodendron dan Begonia yang cantik-cantik, umumnya dibanderol dengan harga mulai ratusan ribu rupiah. “Meskipun relatif mahal, tetapi peminatnya banyak, lho,” kata perempuan 51 tahun ini.
“Semakin langka tanamannya, makin banyak orang yang ingin memilikinya,” lanjut Azmi.
Azmi –yang juga pemilik Afifah Garden Flowers di kawasan BTN Airbang Curup– pernah menjual Philodendron Black Congo-nya seharga Rp 1,2 juta. “Pada prinsipnya mereka tidak segan-segan berburu tanaman hias incarannya hingga ke luar Bengkulu. Baik lewat online maupun offline,” ucapnya, serius.
Itulah sebabnya KPTHRL makin erat bergandengan tangan. “Kami membentuk komunitas agar kami sama-sama maju, seiring dengan perkembangan trend tanaman hias. Kami rajin bertukar wawasan, dan selalu menjaga komunikasi,” ucap Azmi.
Azmi menilai, seluruh anggotanya mempunyai semangat yang besar untuk fokus di bisnis tanaman hiasnya. ” Kami sedang menjajagi kerjasama dengan beberapa pihak untuk lebih meningkatkan kecintaan masyarakat Bengkulu terhadap tanaman hias,” ungkap Azmi.
Makin Optimis
KPTHRL sangat optimis, bisnis tanaman hias makin menggiurkan pada masa mendatang. Tidak heran jika seluruh anggotanya sekarang berlomba-lomba menambah koleksi untuk dipajang di gerainya masing-masing. Termasuk Afifah Garden Flowers yang dimiliki Azmi. “Makin banyak koleksi yang dimiliki, tentu kepercayaan diri kami makin membesar saat melayani pengunjung,” alasan Azmi.
Biasanya gerai tanaman hias milik anggota KPTHRL lebih ramai dikunjungi orang pada akhir pekan dan hari libur. “Pas istirahat kantor, banyak juga pegawai yang memanfaatkan waktunya untuk cuci-mata ke tempat kami,” katanya.
Saat ini, sambung Azmi, pihaknya berencana menggelar pameran tanaman hias di Bengkulu.
“Kalau Covid sudah berlalu, kami ingin menyelenggarakan pameran besar. Kami sangat yakin acara tersebut bakal menyedot animo masyarakat,” ucap Azmi. (moch taufiq)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi