Oleh : Ferry Is Mirza
Wartawan Utama, Pengurus PWI Jatim
KEMPALAN: Salah satu hikmah penting puasa adalah tumbuhnya rasa syukur. Salah satu ciri utama dari orang yang taqwa adalah selalu bersyukur kepada Allah.
Ibadah puasa mendidik jiwa kita agar pandai bersyukur. Hal itu terutama kita rasakan pada saat berbuka puasa, di mana ketika sehari kita menahan lapar dan haus, lalu pada saat berbuka, hati terasa bahagia walau dengan segelas air putihpun terasa nikmat sekali.
Banyak faktor yang mempengaruhi manusia menjadi bahagia. Ada faktor yang bersifat lahiriah (material), tapi kebanyakan faktor yang mempengaruhi adalah yang bersifat bathiniah (spiritual).
Dan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap kebahagiaan manusia adalah rasa syukur di dalam diri sendiri. Milikilah rasa syukur agar bisa meraih kebahagiaan.
Kemuliaan Orang Yang Bersyukur
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam surah Luqman ayat 12 yang artinya: “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur kepada Allah, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri. Dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.”
Dan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala pada ayat yang lain yakni pada surah Ibrahim ayat 7, artinya:
“Jika kamu bersyukur, maka pasti Aku akan menambah nikmat kepadamu, tapi kalau kamu tidak pandai bersyukur, maka ketahuilah sesungguhnya azabKu bersyukur, dan sebaliknya betapa hina orang yang tidak pernah bersyukur atas berbagai nikmat Allah yang telah diperolehnya. Bahkan orang yang tidak bersyukur kepada Allah, diancam dengan azab yang sangat pedih.
Bersyukur kepada Allah adalah sebuah pengakuan hamba secara tulus disertai sikap penuh pengagungan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas kebaikan-kebaikan atau nikmat Allah yang telah kita peroleh.
Dan yang dimaksud dengan nikmat adalah segala kebaikan yang berlebih, yang dulunya kurang atau bahkan tidak ada pada kita. Jadi, setiap kebaikan yang sekarang kita miliki, yang sebelumnya kurang atau tidak ada pada kita, maka itu adalah Nikmat Allah.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam surah Ibrahim ayat 34 ,
“Dan dia telah memberikan kepada
mu keperluan dari segala apa yang kamu mohonkan kepadaNya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah kamu dapat menghitungnya”.
Semoga kehadiran Ramadan 1442 H ini akan memberi manfaat yang besar bagi pembinaan iman, amal dan akhlak bagi setiap muslim. Mendatangkan keberkahan bagi kehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat. Aamiin yaa rabbal alaamiin…. (fim)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi