Menlu Yunani: Yunani Akan Dukung Palestina

waktu baca 2 menit

ATHENA-KEMPALAN: Dalam pernyataan Selasa (16/3), Nikos Dendias, Menteri Luar Negeri Yunani menyampaikan bahwa ia akan mengunjungi ibukota Palestina, Ramallah, usai pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad Al-Maliki.

Kunjungan Riyad ke Yunani tertunda beberapa kali karena Covid-19. Dendias mengutarakan bahwa Yunani menjaga hubungan dekat dengan Palestina.

“Kami berada di sisi Anda pada saat-saat sulit, dan kami adalah negara barat yang memberi Anda dukungan praktis ketika Anda tidak memiliki pengakuan dan dukungan internasional seperti yang Anda miliki hari ini,” ujar Dendias seperti yang dikutip Kempalan dari Greek City Times.

Ia juga menekankan posisi Yunani yang menurutnya merupakan posisi yang berprinsip dan tidak oportunis atau berharap pamrih.

Dendias juga menyampaikan bahwa Yunani ingin memperdalam hubungan pada tingkat bilateral dan multilateral dan bahwa diplomat Palestina nantinya akan dilatih di akademi diplomat Yunani.

“Terakhir, kami bersedia memberikan dukungan, asalkan Anda menganggapnya tepat dan memintanya, untuk pelaksanaan dan penyelenggaraan pemilu parlemen dan presiden mendatang,” tambahnya.

Dalam pernyataan tersebut, Dendias menyatakan dukungan Yunani untuk solusi dua negara untuk masalah Israel-Palestina.

Dia mengatakan bahwa Yunani mendukung solusi dua negara “dalam batas-batas tahun 1967, dengan Yerusalem sebagai ibu kota kedua negara, sesuai dengan resolusi PBB yang relevan dan sesuai dengan Hukum Internasional.”

Dalam pernyataannya, Dendias juga menyampaikan bahwa Yunani telah mengajukan Duta Besar Thrasyvoulos Stamatopoulos sebagai calon utusan khusus Uni Eropa untuk proses perdamaian.

Menteri Luar Negeri Yunani juga menyoroti “kepentingan khusus Yunani pada Patriarkat Ortodoks Yunani di Yerusalem, yang diakui sebagai wali utama situs-situs Ziarah Suci.”

“Terima kasih banyak. Saya sangat senang, kolega saya yang terkasih, memiliki Anda di sini di Athena hari ini, dan saya berharap dapat membalasnya di Ramallah,” tutup Dendias. (Greek City Times, Reza Maulana Hikam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *