Senin, 9 Februari 2026, pukul : 09:15 WIB
Surabaya
--°C

Memprihatinkan, Nasib Guru Pendidikan Agama Islam di Jatim

SURABAYA-KEMPALAN: Nasib guru agama di Jatim yang kurang mendapat perhatian dari pemerintah.
Anggota Komisi E DPRD Jatim Zeneiye mengatakan, saat ini pendidikan lebih beroreintasi pada pendidikan karakter, di mana keberadaan guru pendidikan agama Islam sangat penting dan sangat mendesak untuk dipenuhi.

“Saat saya turun di lapangan, status dari guru agama Islam yang masuk ASN (Aparatur Sipil Negara) sangat kurang. Dihitung rasio dalam sekolah besar, rata-rata guru agama Islam hanya satu atau dua saja yang statusnya ASN, sehingga tingkat kekurangannya cukup tinggi,” katanya di Surabaya, Rabu (17/3).

Politisi asal PPP ini mengatakan, dengan fakta tersebut, ada aspirasi dari sejumlah guru pendidikan agama Islam di daerah, ketika ada rekrutmen PPPK atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, minta agar menjadi usulan Dinas Pendidikan Jatim untuk formasi rekrutmen.

“Kenapa ini harus dilakukan? Karena di tingkat kabupaten atau kota, sudah ada formasi usulan untuk sekolah tingkat SD dan SMP. Kalau di tingkat SMA atau SMK harus Dinas pendidikan Jatim mengajukan formasi pengusulan rekrutmen di PPPK,” jelasnya.

Dibeberkan oleh Zeneiye, pihaknya berharap ke depan ada usulan dari Dinas Pendidikan Jatim untuk status guru pendidikan Agama Islam tersebut menjadi PPPK.

“Karena selama ini keberadaan guru pendidikan agama Islam tersebut diampu oleh guru GTT di daerah. Biar berimbang keberadaannya,” katanya. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.